Dulohupa.id- Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo melakukan tes swab kepada ratusan dosen yang ada di kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Senin (15/3).
Irma Cahyani Ranti, Kepala Seksi P3M Dinkes Provinsi Gorontalo mengungkapkan, bahwa sejak pagi tadi hingga sore, sudah ada setidaknya 304 sampel yang diambil.
“Jadi sebenarnya sudah diawali dengan tahap sebelumnya, pimpinan-pimpinan itu sudah lebih banyak di-swab kurang lebih seminggu yang lalu, dengan hasil yang positif 30 lebih kalau tidak salah” kata Irma kepada dulohupa.id.
Ia mengatakan, kegiatan tracing sendiri memang sudah kembali aktif, untuk mendeteksi secara dini penularan COVID-19.
“Selama kita tidak melakukan pemeriksaan, hasil data yang kita dapatkan itu warna hijau (zona hijau). Namun, jika hijau tapi tidak ada pemeriksaan itu sama saja bohong. Kalau memang pemeriksaannya itu intens dan kasusnya rendah, itulah yang kita harapkan,” ungkap Irma.
Ia menambahkan, hasil dari tes swab ini akan diketahui satu sampai tiga hari ke depan, dan nanti akan berlanjut lagi jika memang ada yang positif.
“Kalau memang ada lagi yang positif berarti kontaknya lagi harus di tracing. Itulah gunanya tracing sehingga rantai penularannya bisa diputus. Jika ketahuan positif langsung diisolasi, sehingga dia tidak menularkan lagi ke orang lain,”
Irma pun mengimbau, untuk masyarakat tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, demi memutus rantai virus COVID-19.
“3M, mohon untuk tetap dilaksanakan, tetap pakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun atau air mengalir kemudian ditambah dengan menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas,” Imbaunya.
Reporter: Faisal Husuna











