Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Sembilan Guru SMA di Kota Gorontalo Terinfeksi COVID-19

×

Sembilan Guru SMA di Kota Gorontalo Terinfeksi COVID-19

Sebarkan artikel ini
Seorang guru sedang diperiksa swab oleh Dinkes Provinsi Gorontalo/Dulohupa-Jebeng

DULOHUPA.ID- Sebanyak sembilan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Gorontalo terinfeksi COVID-19. Kasie Pencegahan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Irma Cahyani mengungkapkan, bahwa memang benar ada sembilan Guru SMA di Kota Gorontalo terinfeksi COVID-19.

Adapun sembilan guru tersebut rinciannya, tiga orang guru SMK 3 Kota Gorontalo, dan enam guru di SMK Muhamadiyah Kota Gorontalo.

“Yang terkonfirmasi positif, mereka diisolasi di Hotel LG, bergabung dengan guru yang terkonfirmasi dari kabupaten yang lain,” ujar Irma kepada Dulohupa.id, Rabu (02/12) pagi.

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo sendiri sebetulnya memang sedang gencar melakukan pemeriksaan swab untuk para tenaga pengajar SMA sederajat di Gorontalo. Pemeriksaan itu terpusat di beberapa SMA di Kota Gorontalo.

Misalnya di SMK 2 Kota Gorontalo yang telah memeriksa sejumlah 213 guru. Lalu pada besok, Kamis (3/12), akan melakukan pemeriksaan swab di SMK 1 Kota Gorontalo, dan setelah itu di lanjutkan di SMA 3 Kota Gorontalo.

Langkah ini sendiri kata Irma, untuk mengantisipasi munculnya klaster baru penyebaran COVID-19 di kalangan guru-guru. Apalagi tahun depan 2021, pemerintah berencana membuka sekolah tatap muka.

“Maka ini sebetulnya adalah persiapan yang kami lakukan, didukung oleh pemerintah provinsi kan. Ini untuk memastikan bahwa kita siap, guru-guru itu siap mengajar, dan bersih dari COVID-19,” tutup Irma.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Fandiyanto Pou