Dulohupa.id – Tiga orang nelayan asal Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara hanyut hingga ke perairan Gorontalo. Adapun identitas ketiganya, yaitu Candri Awir (43 tahun), Ansar Candri (23 tahun), dan Adri Taksim (18 tahun), yang semuanya beralamatkan di Desa Loho Bubba, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.
Dari keterangan, tiga nelayan ini hanyut sejak hari Kamis (23/07/2026) kemarin. Ketiga nelayan itu ditemukan oleh salah satu nelayan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango pada Minggu (26/07/2026).
Dirpolairud Polda Gorontalo, Kombes Pol Devy Firmansyah menerangkan bahwa setelah dilakukan evakuasi, ketiga nelayan tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Ini ada 3 orang nelayan dari Taliabu, yang Alhamdulillah kemarin sudah ditemukan, kita kemarin juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan, Alhamdulillah dari hasil pengecekan sementara dalam kondisi sehat semuanya,” ujar Kombes Pol Devy kepada awak media pada Senin (27/07/2026).
Menurut Kombes Pol Devy, para nelayan yang hanyut ini, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga yang bertepatan memang sudah menetap di Gorontalo.
Ketiganya ini direncanakan akan dipulangkan ke kampung halaman menggunakan kapal laut dengan rute ke Maluku Utara.
“Dan ini juga ada perwakilan pihak keluarganya, jadi rencananya besok mereka akan menggunakan kapal laut untuk dipulangkan kembali ke kampung halamannya,” ucapnya.
“Kita sudah komunikasikan terkait proses pemulangannya mereka nanti, termasuk dengan perahu mereka yang sesuai request mereka akan dibawa. Jadi kita bersama pihak Kodim akan berusaha memfasilitasi dengan keluarganya yang ada di Taliabu untuk proses pulangnya,” jelasnya.
Dari keterangan, bahwa ketiga nelayan ini semulanya berangkat menggunakan perahu dari Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah akan hendak kembali ke kampung halaman (Taliabu). Mereka berangkat pada hari Kamis (23/07/2026), namun ditengah perjalanan mendapatkan kendala karena cuaca buruk, yang pada akhirnya hanyut hingga ke perairan Gorontalo.
Reporter: Yayan











