Dulohupa.id– Belum lama ini warga Kota Gorontalo dihebohkan dengan beredarnya postingan mengenai minyak goreng campur solar yang beredar di tengah masyarakat. Meski hingga saat ini belum bisa dipastikan kebenarannya, Namun kondisi ini sempat menuai kecaman warga Gorontalo. Tak hanya itu, kelangkaan minyak goreng juga dikhawatirkan memicu ulah para oknum nakal untuk membuat minyak goreng oplosan.
Mengantisipasi hal ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional maupun supermarket yang ada di Kota Gorontalo.
“Kita (Dekot) akan cek langsung di lapangan, terutama di pasar-pasar dan supermarket untuk melihat langsung apa yang menjadi kendala dan membuat minyak goreng langka. Selain itu, kita juga mau pastikan ada pemain “Nakal” minyak goreng oplosan tidak di Kota Gorontalo. Kalau kedapatan tentu kita akan meminta pihak terkait untuk menindak tegas oknum nakal itu,” Tegas Wakil Ketua Komisi B, DPRD Kota Gorontalo, Muksin Brekat.
Tak hanya itu, Muksin juga mengungkapkan, Dekot Gorontalo telah meminta dinas terkait untuk lebih giat melakukan operasi pasar sehingga meminimalisir terjadinya kecurangan dalam jual beli minyak goreng.
Sebelumnya pemerintah khususnya Kementrian Perdagangan telah resmi mencabut Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 6 Tahun 2022 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) pada minyak goreng kemasan.
Hal ini diuga dimanfaatkan oleh oknum pedagang yang mengubah minyak goreng eceran menjadi minyak goreng kemasan, agar mendapatkan harga yang jauh lebih tinggi.
Reporter: Rinaldi Julfirman











