Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialKOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Wali Kota Gorontalo Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

×

Wali Kota Gorontalo Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Sebarkan artikel ini
Pejabat Kota Gorontalo
Proses pelantikan 5 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Foto: Kris/Dulohupa.

Dulohupa.id – Setelah melewati tahapan panjang untuk mengisi kekosongan jabatan, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha resmi melantik 5 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah setempat, Kamis (12/10/2023).

Lima jabatan tersebut diantaranya adalah pimpinan dinas sosial dan pemerdayaan masyarakat yang dijabat oleh Irwansyah Taha, kemudian kepala dinas kelautan, perikanan dan pertanian yang dijabat oleh Sri Yanti Ano. Sementara untuk Siti Dahlia Syarief dilantik sebagai kepala dinas kearsipan dan perpustakaan.

Disamping itu, kepala dinas pariwisata, pemuda dan olahraga dijabat oleh Zambronie Agus, serta Abdulhafidz dilantik sebagai staf ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan pembangunan.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan bahwa seleksi terbuka yang dilaksanakan merupakan mekanisme yang harus ditempuh untuk menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang berkualitas dan memiliki kompetensi. Dirinya menyampaikan agar seluruh aparatur sipil negara di lingkup Pemerintah Kota Gorontalo untuk terus mencermati dinamika pada masyarakat menjelang pemilu 2024 dan tetap menjaga netralitasnya.

“Harapan saya dengan dilantiknya 5 pejabat ini, mereka langsung gerak cepat, laksanakan tugas, konsolidasi kedalam dan lakukan pengenalan tugas baru ini. Ini adalah masa-masa kritis, memperbaiki apa yang belum sempurna yang ditinggalkan oleh yang lama dan menyelesaikan apa yang belum selesai. Agar seluruh program yang telah ditetapkan bisa selesai pada akhir tahun,” Ujar Marten Taha.

Martan Taha menegaskan tidak ada waktu untuk berleha-leha dan memerintahkan seluruh jajarannya untuk langsung bergerak menyelesaikan tugas yang ada. Sekaligus mempersiapkan rencana kerja tahun berikutnya.

Reporter: Kris