Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea meminta masing-masing lurah melaporkan kondisi masyarakat di lapangan serta perkembangan pekerjaan dan capaian pajak bumi dan bangunan (PBB) di wilayahnya masing-masing. Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Adhan saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) rutin Pemerintah Kota Gorontalo, Senin (14/9/2026), di Bandhayo Lo Yiladia.
“Ini sudah bulan September, karena itu saya minta masing-masing lurah melaporkan kondisi di lapangan. Yang kedua PBB, masing-masing lurah melaporkan,” ujar Wali Kota Adhan dalam rapat.
Pelaporan dimulai dari Kecamatan Kota Barat. Para lurah menyampaikan perkembangan pekerjaan yang telah berjalan, termasuk kegiatan pembersihan saluran, pekerjaan kelompok masyarakat (Pokmas), serta progres kegiatan tahap berikutnya.
Lurah Dembe melaporkan bahwa permintaan untuk pekerjaan tahap kedua telah mulai berjalan. Sementara itu, Kelurahan Lekobalo masih menghadapi selisih dalam pembayaran pajak yang berkaitan dengan biaya angkut material.
Dari sisi penerimaan PBB, Kelurahan Dembe dilaporkan telah mencapai 87 persen. Kelurahan Leato menyampaikan realisasi sebesar 105 persen, sedangkan Kelurahan Buliide melaporkan penerimaan PBB sekitar 95 persen.
Lurah Buladu menyampaikan posisi PBB sebesar 92 persen, dengan realisasi termasuk denda mencapai 97 persen. Adapun Kelurahan Tenilo melaporkan realisasi pokok PBB lebih dari 82 persen dan pokok tambahan lebih dari 83 persen.
Laporan juga disampaikan oleh Kelurahan Pilolodaa, yang menyebut pekerjaan pembersihan saluran telah mencapai 100 persen. Sementara itu, pembangunan taman baca dilaporkan baru mencapai 30 persen dan pekerjaan tahap kedua dijadwalkan mulai berjalan pada hari berikutnya.
Rakorev tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah kota terhadap pelaksanaan pekerjaan di tingkat kelurahan sekaligus perkembangan penerimaan PBB di masing-masing wilayah.











