Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPEMPROV GORONTALOPOHUWATO

Wagub Gorontalo Ancam Perokok dan Penjudi Dicoret dari Penerima Bantuan

×

Wagub Gorontalo Ancam Perokok dan Penjudi Dicoret dari Penerima Bantuan

Sebarkan artikel ini
Penerima Bantuan Gorontalo
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat Menyerahkan Bantuan Bagi Warga di Kabupaten Pohuwato. foto/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie mengingatkan masyarakat penerima bantuan agar tidak merokok dan bermain Judi Online (Judol), kalau tidak mau di coret dari penerima bantuan.

Idah juga mengaku, masyarakat agar tidak berharap terus-menerus pada bantuan sosial apabila masih mempertahankan gaya hidup konsumtif, seperti merokok atau menggunakan layanan pinjaman online (pinjol) maupun Judol.

Pesan tegas tersebut disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat menyapa warga di lima kantor kecamatan se-Kabupaten Pohuwato dalam rangka penyaluran Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) Kamis – Jumat (11/7/2025).

“Kalau penerima bantuan masih merokok, saya akan coret dari daftar. Karena rokok itu tanda mampu. Bisa beli rokok, berarti bisa juga beli kebutuhan rumah tangga. Lebih baik uangnya untuk kesehatan dan untuk anak sekolah,” ujar Idah.

Pada saat menyerahkan bantuan BLP3G di Kantor Camat Buntulia, Wagub Idah langsung menanyakan hal itu kepada masyarakat penerima manfaat. Dirinya bertanya apakah penerima bantuan ini ada yang perokok. Dan di tempat itu juga langsung mengingatkan, jika penerima bantuan merokok maka akan di coret.

“Bapak merokok? (Tanya Idah ke penerima bantuan). Kalau bapak merokok akan dicoret dari penerima bantuan. Nantinya ini akan dievaluasi,” tanya Idah.

Kemudian salah satu penerima bantuan itu menjawab bahwa dirinya tidak akan merokok lagi dan langsung bersalaman, menandakan janji bahwa dirinya memang tidak akan merokok lagi.

“Mulai saat ini saya tidak akan merokok lagi,” jawab salah satu warga Lansia tersebut sambil bersalaman dengan Wagub Idah Syahidah.

Tak hanya itu, Wagub juga menyoroti maraknya praktik pinjaman online dan Judol yang menurutnya telah menghancurkan banyak rumah tangga. Ia menegaskan bahwa penerima bantuan harus terbebas dari praktik-praktik tersebut.

“Siapa yang suka Pinjol? Siapa yang judi online? Jangan harap dapat bantuan. Banyak kasus, cerai, KDRT, bahkan sampai bunuh diri karena lilitan Pinjol dan Judol. Kita harus hentikan ini,” tegasnya.

Idah juga mengingatkan pentingnya hidup sederhana dan tidak memaksakan gaya hidup di luar kemampuan ekonomi. Menurutnya, prinsip hidup secukupnya akan menghindarkan keluarga dari kesulitan yang tidak perlu.

Dalam kunjungannya itu, Idah juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang hadir jauh jauh meninggalkan pekerjaannya hanya untuk menerima BLP3G. Ini adalah bentuk kepedulian Pemprov Gorontalo dalam membantu warga kurang mampu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.

Tak lupa Wagub juga mendorong Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk mengalokasikan dukungan bagi pelaku UMKM, agar bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada konsumsi, tetapi juga menjadi pintu menuju kemandirian ekonomi.

Reporter: Hendrik Gani