Tiga Warga Pohuwato Meninggal Karena COVID-19

Dulohupa.id- Virus Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SAR-COV-2) penyebab COVID-19 yang mewabah di Gorontalo sejak April 2020 kemarin, telah setidaknya merenggut 95 nyawa warga Gorontalo. Tiga dari jumlah itu, merupakan warga Pohuwato.

Sebetulnya memang, jika melihat grafik kasus, perkembangan kasus COVID-19 di Gorontalo terutama di Kabupaten Pohuwato mengalami peningkatan.

Data Satgas COVID-19 Pohuwato menyebutkan, saat ini akumulasi kasus COVID-19 aktif saat ini mencapai 122 orang. Rinciannya, 115 sembuh, 4 dirawat, 3 meninggal dunia.

Ketua Satgas COVID-19 setempat, Ramon Abdjul menjelaskan, bahwa memang terjadi penambahan kasus baru di Pohuwato. Namun penambahan kasus itu tidak terlalu tinggi, hanya bertambah dua kasus. Meski begitu, dua kasus itu menjadikan wilayah Pohuwato berstatus zona kuning penyebaran COVID-19.

“Ada ketambahan dua kasus positif COVID-19 di Pohuwato. Dan status daerah masih berada di zona kuning,” ujarnya Ramon, Senin (13/12).

Agar kasus-kasus baru tidak bertambah, Ramon menegaskan, pihaknya selalu melakukan patroli penerapan protokol kesehatan (protkes) bersama Polri, TNI, dan Satpol PP. Tim ini kata dia, selalu mengawasi aktivitas warga Pohuwato yang berkerumun dan tidak mematuhi protkes.

“Alhamdulillah patroli selalu jalan, dan dengan patroli yang rutin itu sebagai langkah kita di Pohuwato menekan dan mencegah angka penyebaran kasus covid-19 meningkat,” ujarnya.

Ramon juga mengharapkan, agar masyarakat Pohuwato tetap mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker saat berkegiatan di luar rumah.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Reporter: Zulkifli Mangkau