Untuk Indonesia

Tiga Pejabat di Pohuwato Tak Ikuti Vaksinasi, Ini Alasannya

Dulohupa.id- Tiga pejabat di Kabupaten Pohuwato tidak mengikuti vaksinasi COVID-19. Ketiga pejabat tersebut adalah Wakil Bupati Pohuwato, Amin Haras; Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Marisa, Mas’ud; dan Kepala Pengadilan Negeri Marisa, Jifly Z. Adam.

Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato, Sarahwanti Abas mengungkapkan, bahwa benar ada tiga pejabat yang tidak mengikuti vaksinasi COVID-19 yang digelar sejak Kamis (4/2) kemarin. Adapun kata Sarahwanti, bahwa penyebab Amin Haras tidak mengikuti vaksinasi karena sudah memiliki umur yang tidak sesuai dengan persyaratan vaksinasi.

“Pejabat yang tidak divaksin salah satunya Pak Wakil Bupati, karena faktor umur beliau yang sudah di atas 60 tahun,” jelas Kadis Kesehatan, Sarahwanti Abas, Jumat (5/2).

Sementara alasan Mas’ud tidak mengikuti vaksinasi, karena sebelumnya ia sudah pernah terkonfirmasi positif COVID-19. Dalam persyaratan vaksinasi menyebutkan, bahwa memang orang yang sudah pernah terpapar virus corona ini, tidak perlu lagi menjalani vaksinasi.

“(Kalau) Pak Jifly, kepala PN memiliki riwayat penyakit komorbid, makanya tidak divaksin. Tapi, Kepala PN itu ia sudah digantikan oleh sekretarisnya untuk divaksin,” ujar Kadis Kesehatan.

Secara rinci Sarahwanti menjelaskan, bahwa sejauh ini pihaknya sudah melakukan vaksinasi kepada 288 orang.

Total vaksin yang kami terima pada 28 Januari kemarin 2.320, dan untuk tahap pertama ini yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 1.149 orang,” ujar Sarahwanti dalam sosialisasi vaksinasi yang dilaksanakan hari ini di Kecamatan Wanggarasi dan Patilanggio.

Reporter: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.