Dulohupa.id – Tiga bangunan yang ada di Rumah Sakit Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo ludes terbakar pada Senin (11/03/2024) pagi. Pasien dan pengunjung panik berusaha menyelamatkan diri.
Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 10.00 Wita. Api yang semakin membesar membuat para pengunjung dan pasien rumah sakit panik dan berlarian untuk menyelamatkan diri.
Beruntung pemadam kebakaran yang tiba langsung berupaya memadamkan api, sehingga api tidak merembet kebangunan lainnya.

Dengan menurunkan delapan unit mobil damkar pihak pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api setelah satu jam.
“Kebakaran ini terjadi pada pukul 10, tapi kita belum mendapatkan informasi terkait sumber api dari mana, sementara masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian. Mobil damkar yang beroperasi ada delapan unit, meskipun gedung yang terbakar ini ada dibagian belakang, kami pihak damkar dapat segera mengatasi. Api dapat dipadamkan selama satu jam,” kata Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin Pango
Direktur Rumah Sakit MM Dunda Limboto, dr. Alaludin Lapananda mengatakan saat ini belum mengetahui pasti penyebab kebakaran, namun dirinya memperkirakan bahwa penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
dr.Alaludin Lapananda juga mengatakan, tiga gedung yang terbakar yaitu, gudang alkes, gedung keuangan dan gedung bina program.
“Saat ini Rumah Sakit Dunda sedang mengalami musibah kebakaran yang baru saja terjadi dan alhamdulillah sudah dapat dipadamkan. tiga gedung yang terbakar yaitu, gudang alkes, gedung keuangan dan gedung bina program. Seluruh bangunan, termasuk berkas-berkas penting di dalam gedung tersebut tidak dapat diselamatkan,” ucap dr. Alaludin Lapananda, Direktur Rumah Sakit MM Dunda Limboto

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh berkas penting dan sejumlah alat-alat penting yang ada di rumah sakit tidak dapat diselamatkan.
Pihak rumah sakit belum dapat memastikan kerugian karena saat ini masih dalam proses audit pihak rumah sakit. “Untuk informasi asal api kami masih menelusuri, memang disini ada kantin namun kami menduga ini akibat korsleting listrik,” tutup dr. Alaludin Lapananda
Reporter: Herman Abdullah











