Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO UTARAPEMKAB GORUT

Thariq: Sinergitas Pemda Gorut Dan TNI Semata Untuk Kepentingan Rakyat

×

Thariq: Sinergitas Pemda Gorut Dan TNI Semata Untuk Kepentingan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Plt Bupati Gorontalo Utara saat menghadiri pembukaan TMMD ke- 113/F. Arif

Dulohupa.id – Sinergitas program Pemerintah Daerah (Pemda) Gorut bersama TNI terbukti untuk kepentingan rakyat. Hal ini terlihat pada keseriusan jajaran Kodim 1314 Gorut yang menggelar kegiatan TNI Manunggal Membangun (TMMD) ke – 113 di Kabupaten Gorut Selasa (11/5) kemarin.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu resmi membuka kegiatan tersebut di Aula Gerbang Emas Kantor Bupati Gorut.

Pembukaan TMMD ke- 113 dihadiri Komandan Kodim 1314/Gorut, Letkol Kav Embi Triono serta jajaran Kodim 1314/Gorut serta hadir juga unsur TNI dan Polri di wilayah Hukum Kabupaten Gorut.

“Saya kira pembukaan TMMD ini wujud dari pada bahwa memang itu menjadi program dari TNI-AD untuk membantu pemerintah daerah dalam hal pembangunan infrastruktur,” ungkap Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu kepada awak media usai pembukaan.

Terkait dengan program TMMD ini, pada bulan Ramadhan lalu, telah dilaksanakan penandatangan MoU antara Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu dengan Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Amrin Ibrahim, kemudian dilanjutkan penandatangan PKS antara Komandan Kodim 1314/Gorut, Letkol Kav Embi Triono dan Kepala Dinas PUPR, Haris Latif.

“Nah, dari situlah hari ini pembukaan dilaksanakan untuk melakukan pengerjaan jalan di Desa Molingkapoto kurang lebih sejauh 1 kilometer yang akan dikerjakan oleh prajurit TNI-AD yang memang memiliki teknis untuk itu,” terang Thariq.

Sehingga orang nomor satu di Kabupaten Gorut itu berharap, bahwa TMMD ini bisa sukses dibantu full oleh dinas terkait dalam hal ini PUPR juga pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

“Harapan saya agar TMMD ini sukses sebagaimana sifat asli dari program ini adalah terbentuknya kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat dengan pendekatan budaya setempat, yaitu budaya huyula,” pungkasnya. (Adv)

Reporter: Arif