Untuk Indonesia

Pasca Tawuran di Dumoga, Ratusan Personel Brimob dan Sabhara Disiagakan

Dulohupa.Id – Pasca tawuran antar kampung di wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara (Sulut), ratusan personel BKO Brimob, Sabhara Polda Sulut dan Polres Bolmong disiagakan untuk melakukan pengamanan Kambtibmas hingga Kamis malam (12/5/2022).

Dari laporan humas Sat Brimobda Sulut, personel Batalyon B Pelopor sebanyak 2 Satuan Setingkat Peleton (SST) dikerahkan untuk membackup pengamanan di wilayah hukum Polres Bolmong.

Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP Nova Irone Surentu kepada awak media menjelaskan, ada kurang lebih seratus personel kepolisian yang diturunkan membantu mengamankan wilayah di Desa Doloduo, Toraut dan Kosio Barat.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Kesal Anggaran Negara Banyak Dipakai Beli Produk Impor

Namun hingga saat ini, kata AKBP Nova, kondisi keamanan di wilayah tersebut dalam situasi kondusif di bawah pengamanan jajaran Polres Bolmong dan Polda Sulut.

“Situasi keadaan kondusif, tapi untuk menjaga keamanan ada kurang seratus personel disiagakan,” ungkapnya.

Sebelumnya tawuran antar kampung di wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara kembali terjadi pada Rabu malam (12/5/202). Tawuran itu melibatkan massa di 4 desa yakni Doloduo, Toraut Utara dan Toraut Kecamatan Dumoga Barat yang menyerang desa Kosio Barat Kecamatan Dumoga Tengah.

Baca Juga:  Pencarian Bocah Hilang di Sungai Bulango Terus Diperluas Hingga Radius 5 Kilometer

Peristiwa itu mengakibatkan satu orang tewas bernama Rian Manembu yang merupakan warga Kosio. Korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuh akibat tebasan senjata tajam.

Tawuran diduga dipicu beredarnya informasi terjadinya penikaman terhadap warga Doloduo di Desa Kosio Barat, sehingga massa dari Desa Doloduo dan Toraut terpancing dan melakukan penyerangan di Desa Kosio Barat.

(Tim Dulohupa)

Comments are closed.