Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONALPEMKAB POHUWATO

Spesifikasi dan Proses Pekerjaan Bandara Pohuwato

×

Spesifikasi dan Proses Pekerjaan Bandara Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Pekerjaan Bandara Pohuwato
Ilustrasi Bandara

Dulohupa.id – Proses pekerjaan Bandara Pohuwato sementara dibangun di Desa Imbodu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Bandara Pohuwato Dikerjakan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang diberikan amanah pekerjaannya kepada Bandara Pogogul Buol. Pekerjaannya sendiri telah dimulai pada pertengahan bulan Juli 2022.

Pengawas lapangan, Suwardi Gafur, Bandara Pohuwato itu masuk dalam bandara kelas III. Pekerjaan bandara saat ini sudah masuk minggu ke tujuh dengan presentasi pekerjaan mencapai 10 persen.

“Sekarang kita masih pematangan lahan seperti, penimbunan. Sekarang presentasenya sudah berada di 10 persen lebih, dan berada di minggu ke tujuh dari kontrak pekerjaan,” jelas Suwardi Gafur. Rabu (7/9/2022).

Anggaran yang diberikan untuk pekerjaan bandara Pohuwato pada tahap pertama mencapai Rp.100 Miliar, dipergunakan untuk pembangunan sampai pada bulan Desember tahun 2022.

“Sekarang kita masih urus juga penambahan anggarannya, sampai dengan kontruksi bandara yang kita inginkan,” sambungnya.

Suwardi Gafur juga menjelaskan panjang runway bandara Pohuwato yang akan dibangun mencapai 1.200 Meter, ditambah dengan gedung-gedung penunjang operasional penerbangan lainnya.

“Operasional lainnya seperti terminal, gedung PK untuk mobil pemadam kebakaran, dan gedung power house untuk penunjang kelistrikan di bandara,” ungkapnya.

Pengerjaan bandara Pohuwato sendiri, kata Suwardi, direncanakan selesai pada tahun 2023 mendatang, dan mulai dilakukan penerbangan pada awal tahun 2024.

“Kita do’akan sama-sama insyaallah di 2023 selesai semua, kendala terbesar kita adalah cuaca,”ungkap Suwardi Gafur.

Dirinya juga menjelaskan secara teknis pembangunan bandara Pohuwato sendiri sudah sesuai spesifikasi ketentuan penelitian, seperti kontur tanahnya, dan material yang dipakai itu sudah sesuai aturan yang diterapkan untuk pembangunan bandara pada umumnya.

“Kita sudah sesuai spek, sudah sesuai ketentuan yang diberlakukan, dan sudah sesuai penelitian. Berbicara kontur tanah dan material yang dipakai itu sudah sesuai standard, dan aturan yang diterapkan,”tandasnya.

Seperti dalam pengaspalan runway. Ia menjelaskan berbeda dengan aspal yang digunakan pada jalanan umum, runway bandara itu menggunakan bahan aspal khusus sesuai komposisi yang memiliki kadar tarik tinggi, seperti shell dan esso produk luar negeri.

“Itupun diuji dulu sebelum dilakukan pengaspalan. Pengerjaan itu nanti pada 2023,”sambungnya.

Dalam pengejaran bandara Pohuwato sendiri 50 persen itu adalah pekerja lokal yang ada di Kecamatan Randangan di empat desa yang berada di wilayah sekitar pembangunan bandara.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepala desa dan Camat disana. Itu komitmen dengan pemerintah daerah,” ujarnya

Suwardi Gafur pun mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Pohuwato, untuk mendoakan agar bandara yang sementara dibangun ini dapat selesai sesuai target yang diharapkan.

“Kita juga minta dukungan dari teman-teman ini, khususnya dalam pemberitaan terkait pembangunan bandara yang positif, dan selalu dikonfirmasi ke kita jika ada hal-hal negatif terkait bandara itu sendiri,”harapnya.

Reporter: Hendrik Gani