Dulohupa.id – Bentrok warga kembali terjadi di Wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, Senin (24/7/2023). Tawuran itu melibatkan massa dua kampung antara Desa Imandi dan Desa Pinonobatuan (Tambun), Kecamatan Dumoga Timur.
Dari video yang beredar di media sosial, kedua massa membawa senjata tajam berupa parang dan tombak. Pihak kepolisian di lokasi menghadang kedua kubu dengan melepaskan tembakan gas air mata.
Hingga Senin malam, petugas kepolisian masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi kerusuhan kembali terulang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Dulohupa dari berbagai sumber, bentrok dua kampung tersebut pecah karena dipicu adanya seorang warga Desa Imandi yang tewas dianiaya menggunakan senjata tajam.
Sebelumnya, Vicky Terok (19), warga Desa Imandi tewas ditikam oleh terduga pelaku berinisial JR (21) yang merupakan warga Desa Pinonobatuan (Tambun). Penikaman itu terjadi saat keduanya sedang pesta Miras pada Minggu (23/7/2023).
Awalnya Vicky dan JR terlibat cekcok karena salah paham. Sehingga JR mengambil sebilah pisau jenis badik dan menikam korban di bagian perut. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Pobundayan Kotamobagu, namun nyawa Vicky tak tertolong dan meninggal dunia.
Sementara terduga pelaku usai kejadian sempat melarikan diri ke wilayah Minahasa. Hingga akhirnya JR ditangkap dibekuk polisi di desa Sendangan Kecamatan Kakas kabupaten Minahasa.
Pasca penikman tersebut, Kapolres Bolmong AKBP Arianto Salkery sebelumnya meminta warga agar kasus ini diserahkan ke pihak kepolisian karena terduga pelaku sudah diamankan. Ia meminta jangan ada aksi balas dendam untuk menciptakan kondisi yang aaman di Wilayah tersebut.
Sejak Mingg kemarin, polisi bersenjata lengkap sudah berjaga di perbatasan kedua desa untuk mengantisipasi terjadinya pertikaian antar kampung (tarkam). Namun kedua massa di Dumoga Timur tersebut tak lepas kendali hingga berjung bentrok pada Senin tadi.
Redaksi












