Dulohupa.id – Seorang warga di Gorontalo, Abdul Wahab Nasaru (41) menciptakan aplikasi terapi kesehatan mental untuk mencegah bunuh diri. Aplikasi ini dibuat Abdul Wahab atas keprihatinannya terhadap kasus bunuh diri di Gorontalo yang sudah mencapai 25 orang.
Abdul Wahab Nasaru yang merupakan Alumnus UGM Yogyakarta dengan study Programer Komputer tahun 1999, merasa bertanggungjawab dengan fenomena bunuh diri yang sedang terjadi di Gorontalo.
Dengan bakat ilmu yang dimilikinya, banyak karya yang sudah dibuatnya, salah satunya aplikasi terapi kesehatan bernama “GOMEDIS”. Aplikasi ini dapat di akses di link https://www.medis.aliqra.online/.

Ia menyebutkan bahwa aplikasi ini sebagai upaya membantu dan mengedukasi masyarakat dalam bidang kesehatan, serta membantu para tenaga medis dalam menyelesaikan masalah kesehatan.
Dengan adanya aplikasi “GOMEDIS” yang berbasis Artifical Intelegensi dapat menjadi teman konsultasi yang setia setiap saat. Aplikasi ini dilengkapi fitur edukasi kesehatan, seperti video-video tutorial dalam mengatasi depresi, serta fitur yang disediakan sebagai motivator untuk setiap masyarakat yang tertekan mentalnya.
“Aplikasi ini pun, dilengkapi dengan terapi tradisional dan terapi moderen yang bersumber dari pakar-pakar kesehatan diseluruh dunia,” ujar pria berusia 41 tahun itu, Senin (31/7/2023).
Ia optimis dengan aplikasi yang dibuatnya sebagai konsultasi kesehatan bagi masyarakat sampai pada tingkatan masyarakat paling bawah, karena aplikasi ini dapat di akses setiap saat tanpa biaya yang besar, seperti konsultasi pada petugas medis secara langsung.
Abdul Wahab Nasaru berharap aplikasi ini dapat membantu masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan kasus bunuh diri di Gorontalo.
“Harapan saya dengan adanya aplikasi GOMEDIS ini membantu masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah Gorontalo dalam menyelesaikan kasus bunuh diri yang ada di daerah ini, dan berharap Provinsi Gorontalo menjadi daerah percontohan di Indonesia dalam proses penyelesaian kasus bunuh diri yang ada di seluruh Indonesia,” papar Abdul Wahab kepada Dulohupa,
Dia pun berharap pemerintah Gorontalo agar lebih memperhatikan karya putra-putri Gorontalo dalam membantu pemerintah untuk menyelesaikan kinerjanya.
Reporter: Ridha Yansa











