Dulohupa.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang diduga aniaya siswa di Limboto Barat berlangsung alot. Dalam rapat itu, DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor) melalui Komisi II meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Kabupaten Gorontalo, harus menyeriusi masalah tersebut.
Beberapa anggota DPRD yang tergabung dalam komisi II menyampaikan saran dan masukan mereka, termasuk Iskandar Mangopa. Ia meminta kepada Kadikbud harus menyeriusi permasalah yang terjadi di SDN 13 Limboto Barat.
“Saya minta kepada kadis untuk diseriusi terkait masalah ini. Kejadian ini jangan sampai akan terulang kembali dan untuk kepsek harus fokus pada tupoksinya. Begitu juga dengan pengawas sekolah,” kata Iskandar dalam RDP, Selasa (3/10/2023).
Dirinya juga mengatakan, apabila dalam penyelesaian masalah tersebut tidak mendapatkan solusi, maka dirinya tidak bisa menjamin bahwa hal ini akan terulang kembali. Sebab, dalam rapat yang digelar ini didampingi oleh pihak keluarga.
“Harus ada solusi dari masalah ini. Jangan sampai ada hal lain lagi mau terjadi. Hari ini kita lihat ada pihak keluarga korban juga hadir,” tegas Iskandar.
Sementara itu Kadikbud, Titianto Pauweni mengaku akan menangani masalah ini. Sebagai dinas yang menaungi dirinya akan mengambil alih penyelesaian masalahnya.
“Kami sebagai dinas akan mengambil alih masalah yang terjadi. Setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi hal ini akan kamu sampaikan ke Bupati Gorontalo,” kata Kadikbud Titianto Pauweni
Reporter: Herman Abdullah











