Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMKAB GORONTALO

Ratusan Keluarga di Kabupaten Gorontalo Terima Bantuan PKH

×

Ratusan Keluarga di Kabupaten Gorontalo Terima Bantuan PKH

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id- Wakil Bupati Gorontalo, Hendra Hemeto menyerahkan buku tabungan untuk pencairan bantuan sosial kepada ratusan keluarga penerima manfaat (PKH) dalam program keluarga harapan (PKH) di empat kecamatan di wilayah tersebut, Senin (7/6).

Dalam kesempatan tersebut ia pun mengungkapkan, bahwa untuk masyarakat menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia tak mau disalahgunakan. Sebab, tujuan dari bantuan itu sendiri adalah untuk memberikan manfaat besar bagi penerima. 

“Harus kita ingat, jangan sampai setelah menerima bantuan, sudah pergi ke warung untuk beli ini dan itu. Ini harus diperhatikan, agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan digunakan dengan baik,” ungkap Hendra usai penyerahan bantuan.

Hendra mengarahkan agar bantuan tersebut dapat digunakan untuk menunjang pendidikan anak-anak, karena saat ini sudah mendekati tahun ajaran baru. Selain itu, bantuan tersebut sangat tepat untuk kesehatan para keluarga, apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini. 

“Jadi bantuan ini ada dua hal yang harus menjadi tujuannya. Pertama pendidikan, seperti membeli seragam, tas, sepatu, dan penunjang pendidikan lainnya dan Kedua untuk kesehatan keluarga,” jelas Hendra

Hendra mengakui, banyak hal yang dialami masyarakat saat pandemi Covid-19, terutama untuk ekonomi. Untuk itu bantuan ini bisa mengurangi beban rakyat di Kabupaten Gorontalo.

“Saya berharap pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan terutama untuk kebutuhan keluarga dalam hal-hal yang berguna,” tandas Hendra. 

Adapun buku tabungan kepada penerima KPM PHK di empat kecamatan yakni, Kecamatan Asparaga  34 penerima, Tolangohula  38 penerima, Boliyohuto 69 penerima dan Pulubala 75 penerima. Diketahui, setiap buku tabungan berisi saldo yang disesuaikan dengan jumlah anak dan jenjang pendidikan. Untuk anak SD berisi saldo sebesar Rp. 250 ribu.

Reporter: Fandiyanto Pou