Scroll Untuk Lanjut Membaca
KESEHATANPEMPROV GORONTALO

Rangkaian HUT ke-80 RI, ASN Pemprov Gorontalo Donor Darah

×

Rangkaian HUT ke-80 RI, ASN Pemprov Gorontalo Donor Darah

Sebarkan artikel ini
Donor Darah
Suasana donor darah yang digelar PMI Provinsi Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Provinsi Gorontalo menjadi salah satu lokasi dari empat titik Donor darah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo dan telah menjadi agenda rutin untuk mendukung kebutuhan darah masyarakat.

Kegiatan Donor Darah Merdeka secara serentak dilaksanakan di empat lokasi, yaitu Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta lingkup Sekretariat Daerah yang berlokasi di kantor gubernur. Dari 345 ASN yang mendaftar, sebanyak 114 orang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 231 orang lainnya gagal karena alasan kesehatan.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah pada saat darurat.

“Kami ingin memudahkan masyarakat Gorontalo saat membutuhkan darah, sehingga harapan kami, ASN (Aparatur Sipil Negara) di Provinsi Gorontalo untuk dapat berpartisipasi, maka dari itu kami menyediakan empat titik pengumpulan agar akses lebih dekat,” ujar Gusnar.

Donor Darah ASN
Gubernur Gorontalo saat mendatangi Kegiatan Donor darah, di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Foto/Dulohupa.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Gubernur yang juga berperan sebagai pelindung PMI. Dalam dua bulan terakhir, Gubernur telah menginisiasi program ini untuk mendorong ASN berkontribusi dalam penyediaan darah.

Dengan lebih dari 5.000 ASN yang ada, diharapkan partisipasi mereka dapat mencukupi kebutuhan darah di wilayah tersebut.

Sementara Ishak Liputo, Ketua PMI Provinsi Gorontalo, menambahkan bahwa jika inisiatif ini berlangsung secara rutin, PMI Provinsi Gorontalo tidak akan mengalami kekurangan darah.

“Kami melaporkan kepada PMI Pusat bahwa Gubernur Gorontalo adalah satu-satunya pelindung PMI yang aktif menggagas program ini,” jelas Ketua PMI Provinsi Gorontalo.

Kebutuhan darah di Gorontalo cukup tinggi, dengan sekitar seribu kantong darah diperlukan setiap bulan. Dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta, kebutuhan darah seharusnya mencapai 2% dari total populasi.

“Jika tidak ada dukungan dari ASN, kami akan kesulitan memenuhi kebutuhan ini,” tambah Ishak.

Saat ini, stok darah di Kota Gorontalo mengalami penurunan, dengan estimasi kekurangan 240 hingga 270 kantong.

“Kami melihat antrian pasien yang membutuhkan darah semakin panjang dan kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban tersebut,” tutup Ishak.

Melalui kegiatan Donordara ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan PMI dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Reporter: Maya