Dulohupa.Id – Warga Desa Mustika, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo dibuat resah adanya ternak sapi yang mati mendadak.
Harton Bau, warga desa Mustika menyebut, dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2024 ada hampir 20 ekor sapi petani yang mati secara misterius di lokasi yang berbeda. Peristiwa ini sangat meresahkan masyakat, karena dalam kurun waktu berdekatan ternak warga mati mendadak dalam sehari 3 ekor sapi.
“Kami sangat resah dengan kasus ini, dari januari hingga Juli ini sudah hampir 20 ekor sapi mati” Kata Harton.
Ia menambahkan masyarakat setempat mencurigai kematian sapi tidak wajar ini dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
” Kami mencurigai kematian sapi ini diracun oleh orang-orang tidak bertanggung jawab, setiap sapi yang mati ada bekas semprotan obat di kulit sapi hingga melepuh” Jelas Harton.
Kasus ini kata Harton, sudah berlangsung sejak tahun 2016, bahkan dirinya sudah pernah mengadukan permasalahan ini ke pemerintah daerah dan pihak kepolisian.
“Kalau kurun waktu 2016 hingga saat ini, sudah lebih dari seratus ekor sapi mati diduga diracun” Kata Harton.
Namun hingga saat ini belum ada penyelesaian atau tindak lanjut dari kepolisan maupun pemerintah daerah.
“Kami sudah tidak tau mengadu ke siapa lagi, karena di kepolisian tidak terungkap pelaku, terkendala alat bukti” Ungkap Harton.
Sementara itu Harton menambahkan hingga saat ini hasil lab dari dinas peternakan belum keluar hasil sampel yang diambil.
“Dinas peternakan sudah ambil sampel, untuk di uji lab, namun hingga saat ini belum ada hasilnya ” Ujarnya.
Harton meyakini sapi mereka mati mendadak ini karena diracun.
” Warga sempat pergoki dua orang tak dikenal usai memberi racun sapi, namun mereka sempat melarikan diri, dan kita tidak mengenal wajah mereka” Jelasnya.
Harton berharap kasus ini segera terungkap, karena sangat meresahkan, dan sangat merugikan masyarakat setempat.
“Semoga pemerintah dan pihak kepolisian segera ada solusi dengan kasus ini” Tutup harton.
Redaksi











