Dulohupa.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional. Langkah nyata itu diwujudkan melalui kegiatan Media Meet Up yang digelar di Aston Gorontalo Hotel & Conversation Center, Senin (5/10/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi LPS untuk menyampaikan informasi terkini seputar fungsi, tugas, serta peran lembaga dalam menjamin simpanan nasabah bank dan menjaga stabilitas sistem keuangan kepada para awak media di wilayah Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Perwakilan LPS III, Fuad Zaen mengatakan bahwa literasi keuangan yang baik merupakan fondasi kepercayaan publik. Masyarakat yang memahami hak, kewajiban, dan jaminan atas simpanan mereka akan lebih tenang dalam menempatkan dananya di lembaga keuangan resmi.
Olehnya, kata dia, peran media dalam menyebarkan informasi sangat penting untuk lebih membangun pemahaman masyarakat terkait hal tersebut.
“Media memiliki peran sangat vital sebagai jembatan informasi antara LPS dan masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat tersampaikan,” ujar Fuad.
Dalam kegiatan itu juga, para awak media diberikan pemahaman mendalam mengenai aturan penjaminan simpanan yang berlaku, cara membedakan bank berizin dan tidak berizin, serta tanda-tanda lembaga keuangan yang tidak diawasi otoritas. Hal ini penting agar media dapat menyebarluaskan informasi yang benar dan mencegah masyarakat terjerat praktik keuangan ilegal.
Kegiatan Media Meet Up di Gorontalo ini juga menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi nasional LPS yang menyasar berbagai daerah di Indonesia. LPS berkomitmen terus memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke daerah-daerah, sehingga manfaat perlindungan sistem keuangan dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara LPS dan media massa semakin kokoh, literasi keuangan masyarakat Gorontalo semakin meningkat, dan kepercayaan publik terhadap sistem perbankan nasional senantiasa terjaga dengan baik.
Perlu diketahui juga, berdasarkan data LPS per Juli 2026, jumlah rekening nasabah di Indonesia yang sudah dijamin telah mencapai 99,95 persen dari total 716,76 juta. Sementara di Gorontalo sendiri, dari total 2,44 juta rekening nasabah, telah mencapai 99,99 persen yang dijamin.
Reporter: Yayan











