Dulohupa.id – Masyarakat rentan Bayi, Balita, dan Lansia penyintas banjir bandang di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara saat ini sangat membutuhkan kebutuhan mendesak seperti Popok, Susu hingga Pakaian layak pakai.
Susan salah satu masyarakat Kecamatan Tolinggula bercerita sebagian masyarakat belum merasakan bantuan dari stakeholder terkait. Karena mereka sibuk membersihkan rumah masing-masing.
“Saat ini kami masih membersihkan sisa lumpur dan menyelamatkan barang-barang yang sekiranya masih bisa dipakai” ungkapnya.
Tambah Susan, diketahuinya tidak ada korban jiwa yang meninggal pada peristiwa itu. Hanya ada kerusakan rumah dari yang ringan hingga berat akibat arus sungai yang sangat deras pada Minggu (7/4) malam.
“Satu rumah di Desa Tolite Jaya yang hanyut total terbawa arus sungai”terangnya
Dari informasi yang dihimpun, banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Tolinggula terjadi sekitar pukul 20.50 WITA. Curah hujan deras yang tinggi sejak siang hari menyebabkan debit air sungai meluap sehingga tanggul jebol. Dari musibah itu, desa yang terdampak di antaranya Tolinggula Ulu, Tolite Jaya, Molangga, Tolinggula Tengah, Ilotunggula, Limbato. Satu rumah hanyut terbawa arus dan puluhan rumah rusak juga peralatan rumah tangga pun hanyut terbawa arus banjir.
Dari ke-enam desa, desa yang paling parah terdampak berada di Desa Tolite Jaya. Di Tolite Jaya tepatnya (lorong durian), ketinggian banjir sampai di atas pintu, akibat jebolnya tanggul sungai berada di desa tersebut. Banyak warga yang mengungsi di atap rumah dan loteng menunggu bantuan dari Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk menyelamatkan diri dari kepungan air yang semakin tinggi.
Pemerintah setempat sudah berupaya semaksimal mungkin dalam mengevakuasi para korban banjir. Tim BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Kabupaten Gorontalo Utara dan Provinsi sudah datang sejak minggu malam dengan bantuannya.
Sejak Minggu malam juga sudah ada beberapa titik evakuasi yang disiapkan pemerintah termasuk rumah sakit baru di Tolinggula yang ada di Desa Tolinggula Pantai. Tagana dan KSB (Kampung Siaga Bencana) pun sudah membantu dengan membagikan makanan dan beberapa kebutuhan lainnya bagi para korban banjir.
Reporter: Novita J Kiraman












