Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKOT GORONTALOPERISTIWA

Pemkot Gorontalo Adopsi OSS Berbasis Risiko untuk Permudah Perizinan Usaha

×

Pemkot Gorontalo Adopsi OSS Berbasis Risiko untuk Permudah Perizinan Usaha

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id- Pemerintah Kota Gorontalo mengadopsi Online Single Submission (OSS) berbasis Risiko atau Risk Based Approach (RBA), untuk memudahkan pelayanan perizinan. 

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengatakan, bahwa OS ini merupakan aplikasi yang baru saja diperbaharui. Kelebihan aplikasi ini kata dia, mampu mempermudah masyarakat, karena tidak perlu mendatangi kantor pemerintahan untuk mengurus izin. 

Karena itu, “Di OSS versi lama, pemerintah berhasil menerbitkan sebanyak 1725 perizinan non UMKM dan 1563 UMKM,” ungkap Marten usai mengikuti peluncuran OSS-RBA versi baru oleh Presiden RI secara virtual, Senin (9/8/2021). 

OSS Berbasis Risiko ini sendiri sebagai portal satu pintu perizinan, diluncurkan siang tadi (9/8/2021) oleh Kementerian Investasi. 

Portal ini memungkinkan investor tidak perlu repot-repot lagi mengajukan perizinan ke banyak pihak. Sebab seperti dikutip dari kontan.co.id , Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, OSS RBA merupakan aplikasi atau portal satu pintu perizinan yang mencakup perizinan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, Kementerian/Lembaga (K/L), dan Kementerian Investasi.

Dalam OSS Berbasis Risiko sendiri, tingkat perizinan dibagi menjadi tiga level, yakni level rendah, sedang, dan tinggi. Karena itu, setiap level memiliki syarat yang berbeda-beda. 

Khusus untuk usaha berisiko tinggi akan mengacu pada pedoman Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) yang mengatur teknis perizinan. Jika, dalam jangka waktu tersebut Pemda atau K/L terkait belum mengeluarkan izin, padahal semua berkas sudah lengkap, secara otomatis OSS RBA akan mengeluarkan izin. Tujuannya untuk memberikan kepastian hukum bagi pada investor.

Reporter: Yunita Humola