Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMKAB GORONTALO

Pemkab Gorontalo Kembali Berencana Menata Kawasan Menara Keagungan Limboto

×

Pemkab Gorontalo Kembali Berencana Menata Kawasan Menara Keagungan Limboto

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo akan kembali mempercantik kawasan Menara Keagungan Limboto termasuk Taman Budaya di sekitarnya. Sebab, sebagai tujuan wisata, kawasan ini memang harus terus dirawat dan dijaga keindahannya. 

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Syamsul Baharuddin mengatakan, pembenahan taman budaya dan kawasan tower pakaya ini akan dimulai pada bulan Juni mendatang. Agar penataan ini dapat berjalan dengan baik, maka para pedagang yang berjualan di kawasan ini, untuk sementara akan dipindahkan. 

“Para pedagang yang  berjualan di taman budaya dan di kawasan menara akan kami pindahkan selama perbaikan berlangsung. Para pedagang akan ditempatkan mulai dari depan kantor Satpol-PP sampai depan PLN Limboto,” ungkap Syamsu saat dihubungi Dulohupa.id, Sabtu (22/5).

Lebih lanjut kata Syamsul, dipindahkannya para pedagang ini juga bertujuan agar kawasan taman budaya dan tower pakaya dapat disterilkan selama proses perbaikan selesai. Melihat juga banyak yang akan dilakukan pembenahan kembali di bagian taman, mulai dari cat yang sudah terlihat pudar dan beberapa bagian yang nampak sudah rusak, begitu juga dengan kawasan menara. 

“Maka dari itu para pedagang dipindahkan untuk sementara waktu, agar proses pekerjaan selesai dengan cepat dan tidak ada gangguan selama proses pembenahan selesai,” ujarnya. 

Pemindahan para pedagang ini, kata Syamsul, hanya untuk sementara saja, sampai nantinya pembangunan food court yang diperuntukkan untuk para pedagang rampung sepenuhnya. Pihak Disporapar Kabupaten Gorontalo juga telah mengundang para pedagang untuk membicarakan pemindahan tersebut, dan sejumlah  para pedagang menyetujuinya

“Mereka setuju dan ini juga demi kebaikan mereka, karena kalau orang berdagang dipusatkan menjadi satu arah maka potensi keuntungan yang mereka dapat juga lebih besar. Ini tidak seterusnya, sampai food court juga selesai,” tandasnya.

Sementara itu, Noku salah satu pedagang kaki lima di sekitar Menara Keagungan Limboto mengatakan, memang para pedagang setuju dengan pemindahan tersebut. Tapi banyak juga yang mengharapkan pembangunan food court di kawasan Menara Limboto selesai. 

“Kami (para pedagang) berharap pembangunan food court itu cepat selesai. Sehingga kami sudah ada tempat yang permanen untuk berjualan. Kalau pindah-pindah terus begini, kami yang kesana-kemari memindahkan barang-barang untuk berdagang,” tutup Noku.

Reporter: Fandiyanto Pou