Dulohupa.id – Setelah melakukan pencarian selama 7 hari terhadap seorang warga asal Desa Bulothalangi, Bulango Timur, Bone Bolango yang dilaporkan hilang di pegunungan wisata Bukit Arang, operasi SAR gabungan resmi ditutup alias dihentikan.
Sebelumnya Sutarpin Ibrahim (50) yang merupakan seorang warga Desa Bulothalangi, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango dikabarkan hilang sejak tanggal 4 Juli 2023.
Sejak awal mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan nyawa orang lain, sehingga tim Rescue kantor SAR langsung melakukan pencarian dengan menyisir seluruh area pegunungan wisata Bukit Arang yang diduga menjadi arah bergerak terakhir korban.
Berdasarkan informasi sebelumnya, Sutarpin Ibrahim merupakan seorang warga yang tinggal sendirian di rumahnya dan dikabarkan Sutarpin telah mengidap gangguan jiwa dan memiliki sikap yang tempramental. Bahkan, korban juga diketahui sempat hilang pada Maret 2022 silam, namun berhasil ditemukan dalam waktu yang cepat.
Namun berbeda dengan kali ini, korban sudah dikabarkan hilang dan dilakukan pencarian selama 7 hari, namun korban tidak kunjung ditemukan dan tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Dalam kurun waktu 7 hari, tim Rescue Kantor Sar Gorontalo bersama berbagai relawan terus berjibaku melakukan pencarian terhadap korban di area pegunungan wisata Bukit Arang.
Kaur Umum Kantor SAR Gorontalo, Ariyanto mengungkapkan bahwa oprasi SAR terpaksa harus dihentikan dan ditutup dikarenakan berdasarkan peraturan dan SOP yang ada. Dimana proses pencarian atau Oprasi SAR akan ditutup jika sudah dalam kurun waktu 7 hari.
“Segala upaya mulai dari hari pertama sampai dengan hari ini telah kita lakukan, hingga sampai hari ke 7 ini pencarian terpaksa harus di tutup sesuai aturan yang ada. Meskipun hari ini kami telah menutup pelaksanaan operasi SAR, tetap kami dari Basarnas akan terus memantau situasi perkembangan dan menggali informasi terkait hilangnya korban,” Ungkap Kaur Umum Kantor SAR Gorontalo, Ariyanto, Selasa (11/07/2023).
Ariyanto juga menyebutkan bahwa selama pencarian, memang tidak sama sekali menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Disamping itu, tim SAR gabungan selama pencarian terkendala oleh curah hujan yang cukup lebat serta komunikasi yang sedikit terhambat.
Selama pencarian, tim Rescue Kantor Sar Gorontalo juga dibantu oleh berbagai unsur seperti dari aparat kepolisian setempat, IEA Gorontalo, RAPI Bone Bolango, dan sejumlah komunitas pecinta alam serta masyarakat setempat. Hingga pada hari terakhir pencarian, diketahui radius yang telah ditempuh diperkirakan lebih dari 10 kilometer.
Reporter: Kris











