Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Oknum Kapolsek di Gorontalo Diduga Aniaya 4 Warga, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

×

Oknum Kapolsek di Gorontalo Diduga Aniaya 4 Warga, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Aniaya Warga
Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya saat diwawancarai awak media terkait dugaan penganiayaan warga oleh oknum Kapolsek. (Foto: Herman Abdullah/Dulohupa)

Dulohupa.id – Empat warga di Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo diduga dianiaya oknum Kapolsek setempat yang berinisial DG. Satu korban diantaranya dilarikan ke rumah sakit (RS) karena pingsan.

Dugaan Penganiayaan itu dilakukan oknum Kapolsek dengan cara menampar sejumlah warga.

Peristiwa ini diakui oleh Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya saat dikonfirmasi. Menurut AKBP Dadang, hal itu terjadi karena kesalahpahaman, sehingga membuat Kapolsek Batudaa Pantai memukul warga.

“Memang itu terjadi sedikit kesalahpahaman sebenarnya. Namun sempat kita redam, kemudian oknum kapolsek ini datang mungkin dengan rasa emosi atau bagaimana, melakukan pemukulan,” ungkap AKBP Dadang Wijaya, pada gelaran Konferensi pers di Warung Kopi Pinogu Limboto, Jumat (30/12/2022).

Kapolres Gorontalo menjelaskan kejadian terjadi pada Kamis (29/12/2012) sekitar pukul 19.15 WITA. Awalnya ada beberapa kelompok pemuda dari desa setempat akan menonton sepak bola di desa seberang dan terjadilah teriakan di sana. Kemudian Kapolsek beserta anggotanya mendatangi lokasi. di situlah terlibat cek-cok antara warga dan petugas hingga terjadi pemukulan.

“Akibatnya salah satu pemuda pingsan. Kemudian kita bawa ke Rumah sakit untuk ditangani secara medis,” jelas AKBP Dadang Wijaya.

Kapolsek Batudaa Pantai itu sambung AKBP Dadang, sudah diamankan dan ditangani oleh Propam Polres Gorontalo untuk dimintai keterangan.

“Sekarang oknum Kapolsek kita nonaktifkan untuk dilakukan pemeriksaan dan saat ini sudah diamankan,” tandas Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya.

Reporter: Herman Abdullah