Untuk Indonesia

Nakes di RS Dunda Limboto Mulai Disuntik Vaksin

Dulohupa.id– Nakes (Tenaga Kesehatan,red) di Rumah Sakit MM Dunda Limboto bakal menjalani tahap awal vaksinasi di Kabupaten Gorontalo. Sedikitnya 744 nakes masuk dalam daftar pemberian vaksin. Namun angka ini masih akan berubah tergantung dari kondisi kesehatan tenaga kesehatan itu sendiri sebelum menjalani vaksinasi.

Vaksinasi kepada para tenaga kesehatan di RS MM Dunda Limboto sudah mulai berlangsung, Selasa (19/1). Wakil Bupati Gorontalo, Herman Walangadi, nampak memantau langsung penyuntikan vaksin sinovac itu.

“Hari ini saya memonitor langsung penyuntikan Vaksin untuk tenaga kesehatan di RS MM Dunda Limboto. Karena di tempat ini yang paling banyak tenaga kesehatannya. Jumlahnya sekitar 744 tenaga kesehatan,” Ujarn Wabup Gorontalo Herman Walangadi usai monitoring penyuntikan Vaksin di RS MM Dunda Limboto, Rabu (20/01).

Sementara itu, Direktur RS DUnda Limboto dr Irawan Huntuyungo mengungkapkan, Dari total 744 tenaga kesehatan yang termasuk dalam daftar, belum tentu semuanya akan mendapatkan suntikan vaksin. Karena harus lolos lebih dulu tahapan verifikasi kesehatan.

“Belum tentu semua jumlah tenaga kesehatan itu akan menerima vaksin. Karena akan melalui tahapan pemeriksaan. Sebelumnya juga sudah ada beberapa tenaga kesehatan yang tidak wajib untuk menerima vaksin, karena memiliki penyakit. Sehingga tidak memenuhi syarat untuk mendapat suntikan vaksin sinovac,”ujarnya.

Irawan juga mengatakan, Hari pertama (Selasa,red) penyuntikan vaksin. Dari 25 orang nakes yang mendapat jadwal penyuntikkan vaksin, hanya 19 orang yang lolos verifikasi. Sementara untuk hari kedua (Rabu,red), Dari 26 orang, hanya 23 orang yang lolos.

“Sebelumnya ada 25 nakes yang dapat jatah untuk hari pertama, akan tetapi hanya 19 Nakes yang di suntik, sisanya antara lain, 1 tidak bisa divaksin, karena punya bayi, 5 nakes lainnya memiliki tekanan darah yang tinggi (darah tinggi). Sedangkan untuk hari ini ada 3 nakes yang tidak bisa disuntik, karena memiliki penyakit hipertensi, jadi totalnya baru 42 nakes yang menerima vaksin,” tutupnya.

 

Reporter: Fandiyanto Pou

Comments are closed.