Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Mulai Besok PSBB Diterapkan, Pemkab Gorontalo Tetapkan 4 Titik Cek Poin

Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo (Kabgor) mulai Senin (04/05/2020), akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabgor, sedikitnya ada 4 titik Cek poin akan diterapkan di Kabupaten Gorontalo.

Bupati Kabupaten Gorontalo  mengatakan penerapan PSBB ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi dari Gubernur Gorontalo untuk pemberlakuan PSBB diseluruh wilayah Gorontalo.

Dikatakan oleh Nelson Pomalingo Khusus di Kabgor, untuk segala kesiapan pemberlakuan PSBB telah membentuk tim strategi untuk merumuskan secara detail tentang teknisnya.

Lebih lanjut, Bupati Gorontalo Mengutarakan, sesuai dengan yang direncanakan, perberlakuan PSBB yang akan dimulai pada Senin 4 Mey 2020 akan dilaunching di taman menara keagungan Limboto pada pukul 07.00 wita.

“Saya harap semua dokumen berupa petunjuk teknis atau apalah istilahnya, insyaAllah besok ditandatangani, dan juga rencananya besok akan di Launching,” ungkap Nelson usai gelar rapat bersama Sekda dan OPD terkait, Bertempat di Ruang Upango Badan Keuangan Daerah pada Minggu.

Nelson juga menjelaskan, Pemerintah telah menentukan empat titik cek poin. Diantaranya, Telaga, Limboto, Tibawa, dan Boliyohuto, yang sekaligus juga sebagai Posko Ramadhan yang dikoordinir langsung oleh Kapolres Gorontalo.

“Kenapa itu diadakan. Karena semua rakyat Kabgor pasti akan melewati tempat itu, baik masuk maupun keluar,” ungkapnya

Nelson Juga menambahkan ada juga cek poin yang berikutnya, yaitu di setiap perbatasan itu akan dikoordinir langsung oleh tingkat kecamatan ataupun desa. “Jadi ada tiga cek poin yang dilakukan. Pertama yaitu cek poin Provinsi, tentang masukan orang luar Gorontalo, cek poin kabupaten yaitu di empat tempat, dan terakhir cek poin yang ada di perbatasan dan posko di desa,” tegasnya.

Terkhir Nelson berharap 3 poin saat pemeberlakuan poin, Pertama semua kita harus semangat menghadapi ini, kedua semua pelayanan harus berjalan dengan baik.

“Yang terakhir pengawasan harus aktif, serta harus dilakukan pemberitahuan secapat mungkin,” pungkasnya. (ADE)