Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPRD Kota Gorontalo

Muchsin Brekat Ajak Warga Produktif Ikut Andil Tekan Inflasi

×

Muchsin Brekat Ajak Warga Produktif Ikut Andil Tekan Inflasi

Sebarkan artikel ini
Tekan Inflasi
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Gorontalo, Muchsin Brekat. (Foto: Humas DPRD)

Dulohupa.id – Wakil Ketua Komisi Perekonomian dan Keuangan DPRD Kota Gorontalo, Muckhsin Brekat mengajak masyarakat lebih produktif agar bisa ikut Andil menekan laju inflasi.

Menekan laju inflasi bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, sehingga masalah inflasi telah menjadi permasalahan Nasional.

Inflasi yang terjadi bukan semata-mata hanya dikarenakan kenaikan harga bahan-bahan pokok atau tidak stabilnya harga kebutuhan dilapangan. Muckhsin Brekat menilai bahwa prilaku dan pola kehidupan masyarakat juga menjadi sebuah kendala dalam upaya pengendalian inflasi di Indonesia khususnya di Kota Gorontalo.

“Masyarakat Kota Gorontalo itu sekarang perilakunya lebih kearah yang Konsumtif dibandingkan perilaku yang produktif. Artinya mereka mau yang instan-instan, mau makan ada rumah makan. Belanja kebutuhan pokok ada pasar, apalagi pasar di Kota Gorontalo ini ada dimana-mana,” Ungkapnya saat diwawancarai, Senin (14/11/2022).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Gorontalo itu juga mengungkapkan bahwa mencari kebutuhan tidaklah susah, melainkan hal yang sulit adalah daya beli dari kebutuhan tersebut. Sehingganya ia menegaskan agar pemerintah tidak bosan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam upaya menekan laju inflasi di Kota Gorontalo.

“Jadi masyarakat itu harus kita ajak dan diedukasi bagaimana cara memproduksi terutama untuk tanaman pangan misalnya rempah-rempah atau mungkin budidaya ikan. Hal itu yang harus dipikirkan, bagaimana mengedukasi dan mengajak masyarakat agar senantiasa ada upaya untuk berinovasi dan jadi lebih produktif,” Ujar Muckhsin.

Program pasar murah yang kerap dilaksanakan pemerintah tak luput jadi sorotan. Muckhsin menilai bahwa program tersebut tidak begitu membantu masyarakat dan pengendalian inflasi.

“Saya kurang setuju dengan pasar murah, karena paling mentok masyarakat belanja di pasar murah itu untuk kebutuhan 2 sampai 3 hari saja. Setelah itu masyarakat kembali belanja ke pasar yang harganya mahal lagi. Sementara inflasi ini akan terus melaju kalau kita tidak pintar-pintar untuk bagaimana cara menekan dan mengatasinya,” Pungkas Muckhsin Brekat pada awak media.

Reporter: Kris