Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Menindaklanjuti SE Gubernur Gorontalo, 236 Sekolah di Kabupaten Gorontalo Ditunda Buka

Dulohupa.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, menunda rekomendasi kepada 236 sekolah dasar hingga menengah di wilayah itu, untuk membuka proses belajar mengajar secara offline atau luar jaringan (luring) di sekolah. Sebelumnya, sekolah-sekolah yang ditutup karena pandemi COVID-19 ini, dinyatakan boleh dibuka kembali.

Kepada dulohupa.id, Kepala Dikbud (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalaingo mengungkapkan, bahwa keputusan tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Gorontalo Nomor 180/HKM-ORG/1164/X/2020 Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Corona Virus Desease 19 (COVID-19) kepada Bupati dan Walikota se Provinsi Gorontalo, yang dikeluarkan pada 1 Oktober 2020 kemarin.

“Pelaksanaan pemberian rekomendasi pembukaan sekolah, kami masih mempertimbangkan dan mengacu pada surat-surat yang masuk. Terakhir ada surat edaran Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, Jadi kita tunda dulu memberikan rekomendasi untuk sekolah yang (kemarin dinyatakan) layak dibuka,” jelas Zubair saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (09/10).

lebih lanjut Zubair menegaskan, pihaknya baru akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk ratusan sekolah ini, jika sudah menerima surat edaran dari pemerintah Provinsi Gorontalo maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Jadi untuk sekarang ini proses belajar mengajar masih akan dilakukan secara daring dan luring,” ungkapnya

Sementara itu, Kasie Kurikulum Wati Baderan mengungkapkan, Dikbud Kabupaten Gorontalo telah melakukan verifikasi terhadap ratusan sekolah SD maupun SMP yang ingin kembali dibuka, dan telah mengajukan permohonan untuk diverifikasi.

“Dari hasil verifikasi dan menurut laporan seluruh tim yang turun, dari 410 sekolah SD dan SMP yang ada di Kabupaten Gorontalo, 236 diantaranya sudah layak dibuka. Karena Sekolah-sekolah ini berada di wilayah zona hijau,” ujarnya

Sehingga ketika Dikbud Kabupaten Gorontalo belum akan memberikan rekomendasi kepada 236 sekolah tersebut, namun data sekolah-sekolah itu akan tetap menjadi pegangan untuk pihaknya, jika nanti sekolah-sekolah sudah diperbolehkan untuk dibuka kembali.

“Data ini akan menjadi pegangan kami, bila nanti situasi sudah semakin baik, dan sekolah-sekolah sudah bisa dibuka untuk proses belajar mengajar secara tatap muka,” tutupnya.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Fandiyanto Pou