Scroll Untuk Lanjut Membaca
Food & TravelGORONTALOVideoWISATA

Menikmati Wisata Kuliner di Tengah Danau Limboto

×

Menikmati Wisata Kuliner di Tengah Danau Limboto

Sebarkan artikel ini
Wisata Kuliner Danau Limboto
Rumah makan terapung di lokasi wisata Kuliner di tengah Danau Limboto, Gorontalo. (Dok: Dulohupa)

Dulohupa.id – Provinsi Gorontalo banyak menyimpan destinasi wisata yang wajib dikunjungi di saat liburan akhir pekan, salah satunya wisata Danau Limboto yang terletak Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Para pengunjung ataupun wisatawan dapat menikmati wisata kuliner di tengah Danau Limboto yang disediakan oleh mayarakat nelayan setempat. Pemilik Rumah makan terapung di tengah danau menyajikan berbagai jenis menu makanan ikan air tawar seperti Nila, ikan Mas, ikan lele, ikan gurami, dan ikan manggabai.

Namun sebelum menuju rumah makan terapung, pengunjung harus naik perahu dari dermaga yang ada di Kelurahan Dembe, Kota Gorontalo. Jarak dari dermaga menuju rumah makan hanya ditempuh dengan waktu 10 menit.

Pengunjung Wisata Kuliner
Sejumlah pengunjung menaiki perahu menuju lokasi wisata kuliner terapung di Danau Limboto. (Foto/Dulohupa)

Pemilik rumah makan terapung, Farida Yusuf menjelaskan, pengunjung yang datang kesini disediakan perahu secara gratis. Sementara dirinya menjual satu paket makanan dengan harga Rp 40.000.

Rumah Makan Terapung
Salah Satu pengunjung saat menikmati menu makanan di rumah makan terapung di Danau Limboto. (Foto/Dulohupa)

 

Ikan Bakar Iloni
Menu makanan Ikan Nila Bakar Iloni yang disediakan di rumah makan terapung di Danau Limboto.. (Foto/Dulohupa)
Tumis Manggabai
Menu Makanan Tumis Ikan Manggabai di Rumah Makan Terapung Danau Limboto. (Foto/Dulohupa)

Farida menuturkan, ide membuat rumah makan di tengah danau Limboto berawal dari masa pandemi covid-19 yang menyebabkan hasil penjualan ikan menurun akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Para nelayan mengalai kerugian karena tidak bisa mengirimkan ikan di luar daerah.

“Dari sinilah kami membangun rumah makan pada tahun 2020. Kami saat itu sulit menjual ikan ke luar daerah karena PSBB. Saya berpikir lebih baik mebuat saja rumah makan, jadi ikannya bisa digunakan di rumah makan,” ungkap Farida Yusuf.

Pemilik Rumah Makan
Farida Mooduto, Pemilik Rumah Makan Terapung di Danau Limboto. (Foto/Dulohupa)

Salah satu Pengunjung, Yolanda Mooduto mengatakan memilih datang berlibur bersama keluarganya di lokasi ini karena suasananya menarik, dan makanannya enak.

Apalagi sembari menunggu menu makanan yang dipesan, pengunjung dapat menikmati keindahan Danau Limboto dan melihat berbagai macam ikan di jaring apung, serta pengunjung bisa memberi makan ikan-ikan.

“Saya sudah lima kali datang di tempat ini bersama keluarga maupun teman-teman. Makanannya enak apalagi menikmati ikan-ikan tawar di Danau Limboto. Kita juga bisa menikmati pemandangan maupun suasana Danau Limboto di Sore hari,” imbuh Yolanda.

Ikan Tawar
Salah satu pengunjug saat memberi makan ikan di kawasan rumah makan terapung di Danau Limboto. (Foto/Dulohupa)

Tak hanya pengunjung lokal, wisata kuliner terapung ini sudah dikenal hingga ke manca negara. Sejumlah wisatawan dari luar negeri terlihat menikmati pesona Danau Limboto.

Wisatawan Danau Limboto
Sejumlah wisatawan manca negara mengunjungi wisata kuliner terapung di Danau Limboto. (Foto/Dulohupa)

Seperti halnya pasangan turis dari Jerman, Carlen dan Adela. Menurut mereka Wisata Danau limboto sangat menarik untuk dikunjungi karena banyak ikan, makanannya enak dan sehat.

“Tempat yang sangat bagus, semua orang harus datang kesini, karena ada ikan yang sangat enak. Di sini banyak perahu. Makanan di sini sangat enak, ada makanan untuk vegetarian, juga ada ikan, dan yang paling enak adalah sayurnya yaitu sayur bunga pepaya, dan cabai yang segar, ada nasi, es lemon tea, dan pelayanan di sini sangat bagus,” Kata Carlen.

Redaksi Dulohupa