DULOHUPA.ID- Menghindari penularan COVID-19, sejumlah wisatawan memilih lokasi wisata yang sepi pengunjung. Seperti yang dilakukan oleh Srikit Nurkamiden, seorang pekerja kantoran di Gorontalo.
Sabtu siang, bersama kawan-kawannya, ia telah merencanakan untuk berlibur. Wajar saja, akhir pekan merupakan waktu terbaiknya untuk liburan. Alih-alih mencari tempat wisata ramai, Srikit justru sibuk dengan mencari tempat wisata yang tidak banyak dikunjungi.
“Jadi (memang) kita liburan mencari tempat yang tidak banyak pengunjungnya, untuk menghindari penularan COVID-19. Mengingat pandemi ini hingga kini belum berakhir,” kata Srikit kepada Dulohupa.id, Sabtu (28/11).
Menariknya kata Srikit, bahwa mengunjungi tempat wisata sepi maka tidak perlu takut berlebih terhadap penularan COVID-19, meski potensi itu juga tetap ada.
Makanya, “Kita juga tetap menerapakan protokol kesehatan COVID-19 sesuai ketentuan yg ditetapkan pemerintah,” kata Srikit yang lantas menceburkan dirinya ke kolam di Wisata Blue Merlin, Kota Gorontalo.
Senada dengan Srikit, Niluh Arwati, seorang dosen di sebuah perguruan tinggi di Gorontalo juga mengungkapkan, bahwa memang saat ini harus pintar-pintar memilih tempat wisata.
“Sebaiknya yang sepi, karena pasti tidak mau kan, berwisata tapi pulang-pulang bawa virus corona, ih gak banget deh,” kata Niluh.
Niluh pun berharap, masyarakat tidak terlena dengan status zonasi Gorontalo yang sudah mulai ke arah hijau. Sebab, status zonasi itu bisa saja berubah jadi merah jika masyarakat lalai.
“Karena saat ini kan kita blm diimunisasi dengan vaksin COVID-19, jadi tak ada yang bisa menjamin jika kita tidak akan tertular. Pun kalau sudah ada vaksinnya pun, tetap hati-hati. Tetap ingat 3M,” tutup Niluh.
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Jebeng











