Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Memaksimalkan Waktu, KPU Pohuwato Mengebut Coklit Sebelum 13 Agustus

Dulohupa.id –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato mengebut Pencocokan dan Penelitian (Coklit). Hal itu dilakukan untuk efisiensi dan memaksimalkan waktu sebaik mungkin.

Firman Ikhwan, selaku anggota Divisi Program, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Pohuwato mengatakan, bahwa memang saat ini KPU punya target agar Coklit lebih cepat selesai dari waktu yang telah ditentukan pada 13 Agustus mendatang.

“Ada 298 PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) yang sampai hari ini progres kinerja mereka sudah mencapai 85 persen, dan kami punya target Coklit ini selesai lebih awal. Target itu kami rencanakan pada tanggal 2 Agustus mendatang, Coklit sudah selesai semuanya,” kata Firman saat diwawancarai wartawan Dulohupa.id di kantor KPU Pohuwato, Senin (27/7/2020).

Menurutnya juga, sejak pelantikan dan terhitung dari tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus, anggota PPDP sudah mulai menjalankan tugasnya. Sejauh ini, sudah ada sekitar 119 PPDP yang telah menyelesaikan tugas, sisanya sekitar 179 PPDP yang sementara menjalankan kewajiban mereka. Bahkan, ada PPDP di beberapa kecamatan yang berhasil menyelesaikan pekerjaan hanya dalam waktu lima hari saja.

“Kami targetkan Coklit ini lebih cepat, tanggal 2 Agustus sudah selesai. Tidak harus menunggu tanggal 13 agustus nanti. Karena alasan lainnya untuk mengefisienkan waktu kerja petugas di lapangan,” tambah Firman saat wawancara.

Ia juga mengungkapkan, pertimbangan mempercepat Coklit ini, salah satunya karena teman-teman PPS ditanggal 8 Agustus nanti akan melakukan verifikasi faktual bagi Bapaslon yang nanti lolos verifikasi administrasi.

“Jadi, kalau dilaksanakan secara bersamaan antara Coklit dan Verifikasi, kerja dan beban dari PPS akan lebih tinggi. Walaupun Coklit tinggal sedikit, pasti akan menyita waktu dan perhatian. Sementara juga yang akan di verifikasi tidak dalam jumlah yang sedikit,” imbuhnya.

Lanjut Firman, pihaknya mengupayakan setiap pekerjaan menjelang Pilkada nanti tidak akan berbenturan, dan berimbas pada setiap petugas yang bekerja. Walaupun begitu, “Kami juga memikirkan teman-teman yang di bawah, agar tidak merepotkan mereka nantinya”. (Zul)