Dulohupa.id – Hadir dalam Media Gathering Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menyebut keberadaan media selain sebagai alat untuk mendapatkan informas, juga merupakan wadah dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Selain itu Marten Taha menilai media gathering ini dilaksanakan dalam rangka untuk membangun komunikasi, berdiskusi dan kolaborasi dengan media agar media menjadi wadah komunikasi antar pemerintah dengan masyarakat.
“Apapun yang kita kerjakan, harus diketahui oleh masyarakat. Dan itu disampaikan melalui media, baik cetak, elektronik maupun online,” kata Marten.
Sambung dia, pihaknya harus berkolaborasi dan kerja sama yang baik dengan media agar apa yang disampaikan oleh media memang benar adalah pesan mewakili suara rakyat.
“Jika ada kritikan yang ingin disampaikan, bisa melalui media. Bagi saya kritikan media ibarat obat. Pahit tapi harus diminum karena menyehatkan, jangan yang manis-manis terus nanti kena penyakit Diabetes” kata Marten.
Sebelumnya kegiatan Media Gathering bertajuk “Merdeka Bicara” dilaksanakan Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah Kota Gorontalo kerjasama Dinas Kominfotik Kota Gorontalo, di halaman kantor Bappeda Kota Gorontalo, Kamis malam (18/8/2022).
Media Gathering tersebut dihadiri waliKota Gorontalo Marten Taha, Sekda Ismail Majid dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.
Temu media tersebut menggunakan konsep santai dengan menghadirkan pelaku UMKM seperti penjual sate ayam madura, mie ayam, nasi goreng, warung kopi hingga pisang goreng Ta No’u di lokasi acara.
“Kami menghadirkan langsung beberapa pelaku UMKM dengan harapan, bisa membantu pemulihan ekonomi mereka setelah lama menurun karena imbas pandemi covid19,” kata Meidy Novieta Silangen, Kepala Bappeda Kota Gorontalo.
Selain itu juga menghadirkan kelompok akustik Senada dan Isal bersama Amed Gorapu, serta Ariel Susanto yang memandu diskusi. Kegiatan ini diawali dengan donor darah dan buka puasa bersama. (Adv)
Reporter: Sumitro Igirisa











