Dulohupa.id – DPRD Kabupaten Gorontalo Jumat (26/8/2022) kemarin didatangi seorang wanita bercadar untuk menyampaikan aspirasinya. Kedatangannya pun diterima oleh beberapa pimpinan DPRD dalam pertemuan tertutup.
Belum tau apa isi pertemuan itu, namun beberapa pimpinan dan anggota DPRD tampak mendampingi wanita yang diketahui bernama Ifana Abdulrahman tersebut hingga saat pulang.
Staf khusus Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Bidang Pemerintahan, Mansir Mudeng ikut mengomentari kedatangan Ifana Abdulrahman.
Menurut Mansir kedatangan Ifana diduga sudah direncanakan dari kelompok tertentu yang sengaja mendiskreditkan Bupati Nelson Pomalingo yang hari ini elektabilitasnya mulai naik.
“Ini by Design. Sehingga bagi kami ini berita murahan. Dan juga bisa dibilang ini berita biasa ditengah mendekati tahun politik. itu jelas,” kata Mansir Mudeng.
Sekali lagi kata dia, hal itu biasa. Karena ia melihat ada para elit politik yang mendampingi wanita tersebut, sebelumnya juga pernah terjadi hal yang serupa.
“Saya melihat ini seakan memeras atau menguras pemikiran seorang Nelson, bahkan dalam segala hal. Tetapi kalo jika isunya bersifat konstruktif, itu adalah vitamin, tapi kalau begini ini ecek ecek, jadi tidak perlu ditanggapi,” jelasnya
” Saya melihat ada seperti itu, ingin menghancurkan kredibilitas pak Nelson. Memeras energinya dan upaya upaya seperti itu, agar tidak fokus dalam urusan masyarakat dan akan malah teralihkan ke situ,” ujar Mansir Mudeng.
Sebagai informasi, Ifana Abdulrahman pernah melaporkan istri Bupati Gorontalo, Fory Naway ke Polda Gorontalo atas kasus dugaan penganiayaan yang dialaminya pada tahun 2018 silam. Dugaan penganiayaan itu terjadi di ruang kerja Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.
Wanita yang berdomisili di Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo itu kembali muncul ke publik dengan mendatangi gedung DPRD Kabupaten Gorontalo Jumat kemarin.
Reporter: Herman Abdullah











