Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWAPOHUWATO

Longsor Tambang Ilegal Pohuwato, 1 Korban Alami 36 Luka Jahitan

×

Longsor Tambang Ilegal Pohuwato, 1 Korban Alami 36 Luka Jahitan

Sebarkan artikel ini
Longsor Tambang Pohuwato
Suasana Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato tempat perawatan kedua korban tanah longsor. Foto/Ist

Dulohupa.id – Dua warga asal Desa Saripi, Kecamatan Boalemo yang tertimbun longsor di lokasi tambang emas ilegal Patilanggio, kini dirawat di Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato, Gorontalo.

Kedua warga bernama Ridwan Panabulu (46) dan Riski Ismail (23) mengalami luka serius di bagian wajah, leher, dada, perut dan kaki usai tertimbun material longsor pada Kamis (9/11/2023) sekitar pukul 16.45 Wita.

Maryam Mahmud (38) Istri dari Ridwan Panabulu menyampaikan dari kejadian itu Ridwan mengalami luka yang cukup parah dibagaian muka dan leher, sehingga dia masih terbaring sakit di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan susah untuk makan dan minum seperti biasanya.

“Suami saya harus menerima 36 jahitan karena luka robek dibagian muka dan leher, ditambah bengkak di bagian belakang leher serta sulit untuk bernafas,” Ungkapnya

Dalam kejadian ini ungkap Maryam dirinya bersyukur suaminya masih bisa diselamatkan walaupun mengalami luka dibagian wajah, leher, dada, perut dan kaki.

“Satu hal saja pak, saya bersyukur dia masih bisa selamat walaupun harus menerima banyak jahitan,” ujarnya dengan isak tangis, Kamis malam (9/11/2023).

Senada dengan itu Cindriyanti Panabulu Anak Ridwan Panabulu menambahkan, dirinya berharap ayahnya segera pulih agar langsung dibawah ke rumah mereka.

“Ayah saya telah berada di tambang sudah 2 minggu dan janjinya akan segera balik, tetapi sedihnya saya dan keluarga malah mendengar kabar ayah saya tertimbun tanah di tambang, keinginan saya ketika lekas sembuh saya langsung membawa ayah saya ke Rumah bersama kami,” tandasnya.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umur Daerah (RSUD) Bumi Panua Pohuwato, Yeni Ahmad setelah dikonfirmasi menyampaikan kalau pasien telah berada di ruang IGD dan telah mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit.

“Saat ini pasien telah dikunjungi oleh pihak keluarga dan telah mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat dari luka yang dialaminya,” Jelasnya.

Reporter: Hendrik Gani