Scroll Untuk Lanjut Membaca
KRIMINAL

Laporan Pelecehan Seksual yang Dituduhkan ke Rektor UNU Gorontalo Dinilai Keliru

181
×

Laporan Pelecehan Seksual yang Dituduhkan ke Rektor UNU Gorontalo Dinilai Keliru

Sebarkan artikel ini
konferensi pers-Rektor-UNUGO-dulohupa.id-
Tim kuasa hukum saat memberikan klarifikasi terkait tuduhan kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Rektor UNUGO.

Dulohupa.id – Tim kuasa hukum Rektor UNU Gorontalo, menyebut laporan dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Rektor UNUGO oleh sejumlah pegawai dan tenaga pengajar di kampus tersebut dinilai keliru dan merupakan asumsi tidak benar, Rabu (01/05/2024)

Hal tersebut disampaikan oleh Tim kuasa hukum Rektor Rektor UNU Gorontalo, saat konferensi pers di Kafe D’Qta aja Rabu, (1/5/2024)

Rahmat. R. Huwoyon, selaku ketua tim kuasa hukum Rektor UNU Gorontalo mengatakan bahwa tuduhan dan tudingan yang dilayangkan ke Rektor UNU Gorontalo tidaklah benar.

“Kami menilai bahwa tuduhan atau tudingan yang telah disampaikan kepada media baik media lokal maupun nasional, telah berdampak pada kondisi psikologis klien kami, bahkan berpotensi pada traumatic yang sangat mendalam pada klien kami dan keluarga yang tentulah berpengaruh pada hubungan kekerabatan, teman sejawat, serta popularitas klien kami sebagai seorang akademisi dengan tudingan sang predator kaum hawa” ujar Rahmat

Rahmat mengatakan timnya  menduga bahwa tudingan yang telah dilaporkan kepada pihak Polda Gorontalo tidak lepas dari kondisi internal kampus UNU Gorontalo, yang masih pada tahap pembenahan sistem akademik termasuk pada hiruk-pikuk kepemimpinan universitas sejak terbentuknya universitas 6 tahun yang lalu.

Lebih lanjut, Rahmat mengatakan mereka menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan mendampingi kliennya dalam seluruh proses hukum, baik terkait aduan ke BP2UNUGO dan aduan ke pihak kepolisian Polda Gorontalo.