Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

KPU Pohuwato Andalkan Si Kancil untuk Mendongkrak Partisipasi Pemilih

Dulohupa.id – Pohuwato: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato saat ini sedang menjalankan program Sosialisasi Kawasan Terpencil atau biasa disebut program Si Kancil. Program Si Kancil ini sasarannya untuk mendongkrak partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pohuwato 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua KPU Pohuwato, Rinto W. Ali mengatakan, sejak November tahun 2019 kemarin, KPU mulai melakukan sosialisasi untuk Pilkada Pohuwato, terutama untuk daerah terpencil yang menjadi prioritas.

“KPU Pohuwato secara khusus memprioritaskan sosialisasi ke daerah terpencil untuk meningkatkan partisipasi pemilih, karena selama ini daerah terpencil merupakan daerah yang minim menerima informasi, makanya daerah terpencil menjadi target dari sasaran sosialisasi,” kata Rinto saat melakukan sosialisasi di Desa Kelapa Lima, Kecamatan Popayato Timur, Rabu (29/7/2020).

Rinto juga mengatakan, Program Si Kancil di desain seefektif mungkin agar masyarakat bisa memahami alur pemilihan kepala daerah di Pohuwato. Apalagi di tengah pandemi saat ini, banyak aturan yang harus disosialisasikan kepada masyarakat yang berada di kawasan daerah terpencil, lebih khusus seperti Desa Kelapa Lima ini.

“Ada beberapa daerah yang partisipasi pemilihnya rendah, biasanya daerah itu masuk pada kawasan terpencil. Maka dari itu, sosialisasi untuk tahapan saat pemilihan juga penting. Dan perlu kami sampaikan juga, pemilu pada tahun ini berbeda dengan tahun kemarin, bahwa Pilkada saat dilaksanakan saat pandemi dan harus mematuhi aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” katanya.

Selain melakukan sosialisasi dan edukasi, Rinto juga mengajak stakeholder terkait untuk lebih masif menyebarakn informasi yang tertera pada PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan atau Walikota/Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

“KPU menjamin seluruh penyelenggara yang beraktivitas langsung dengan warga semuanya sehat. Meski dinyatakan sehat, mereka (penyelenggara) telah dibekali dengan APD lengkap yang sesuai dengan protokol kesehatan,” ungkap Ketua KPU Pohuwato itu. (Zul)