Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPERISTIWA

Korban Disebut Berlumuran Darah Sebelum Hilang di Perbukitan Siendeng

×

Korban Disebut Berlumuran Darah Sebelum Hilang di Perbukitan Siendeng

Sebarkan artikel ini
Korban Hilang Siendeng
Basarnas Gorontalo melakukan Pencarian korban hilang di perbukitan Siendeng Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. Foto: Ist

Dulohupa.id – Sejumlah fakta terungkap dalam kasus orang hilang di Perbukitan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. Sebelumnya korban hilang bernama Ridwan Subetan (32) dilaporkan tak kembali ke rumah sejak Jumat malam, 17 November 2023.

Kejadian tersebut baru dilaporkan keluarga korban ke pihak Basarnas Gorontalo pada Selasa, 21 November 2023 kemarin. Dalam laporan awal, adik korban, Akhmad Subetan menyebut sang kakak hilang saat mencari kayu bakar di perbukitan Siendeng.

Namun, berdasarkan hasil penelusuran tim dulohupa di lapangan, terdapat sejumlah fakta dan keterangan yang cukup mengagetkan.

Adik korban mengaku sebelum dinyatakan hilang, kakaknya sempat dilihatnya di rumah dalam kondisi berlumuran darah. Korban mengalami luka di bagian tangan sebelah kanan dan perut akibat diduga melukai dirinya sendiri.

“Ibu saya juga melihatnya dia (korban) sudah luka di tangan dan perut. Tapi kami belum tahu alasan dia melukai tubuhnya sendiri,’ ujar Akhmad kepada Dulohupa, Rabu (22/11/2023).

Baca Juga:

Pencarian Orang Hilang di Siendeng Kerahkan Anjing Pelacak K-9

Momen Haru, Bocah SD di Pohuwato Temui Ibunya dalam Penjara

Lebih lanjut, Akhmad mengatakan tak berselang lama, korban dengan kondisi terluka sambil membawa senjata tajam, meninggalkan rumah dan bergerak ke arah perbukitan. Korban disebut memang sering ke atas perbukitan tapi hanya dalam kurun waktu 1 atau 2 jam. Namun korban saat itu tak kunjung pulang ke rumah.

Dirinya mengaku bahwa sebelum melaporkannya ke Basarnas, ia telah mendatangi Polresta Gorontalo untuk melaporkan kejadian tersebut, namun pihak Polresta mengarahkannya ke Polsek Kota Selatan.

Setelah itu, Akhmad diminta melaporkan hal itu kepada pihal Basarnas Gorontalo. Saat itu pun, ia mengaku bingung dan melaporkan kehilangan kakaknya dengan alasan saat mencari kayu bakar.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti korban nekat melukai tubuhnya. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami depresi.

Meskipun demikian, pihak Basarnas gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban di sekitar perbukitan. Namun sampai dengan saat ini, tim gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban, baik berupa jejak lintasan korban maupun bekas bercak darah korban.

Reporter: Kris