Dulohupa.id – Penyidik Satreskrim Polres Pohuwato mulai melangkah ke tahap penyelidikan mendalam terkait insiden bencana tanah longsor menerjang kawasan tambang emas ilegal di kawasan DAM Hulawa yang menelan lima korban jiwa.
Sejumlah saksi kunci dan saksi di lokasi kejadian kini mulai dipanggil untuk menjalani pemeriksaan resmi. Pemeriksaan ini dilakukan guna menggali kronologi pasti, aktivitas para pekerja sebelum kejadian, serta mendalami dugaan unsur kelalaian maupun legalitas pengelolaan di area perbukitan tersebut.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Marupa Sagala, mengonfirmasi bahwa tim penyidik dari jajaran Kepolisian telah menjadwalkan dan memeriksa saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi saat bencana terjadi.
“Penyidik saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Pemeriksaan ini penting untuk mendalami aktivitas di TKP sebelum longsor terjadi serta mengumpulkan fakta-fakta hukum di lapangan,” ujar Kombes Pol Marupa Sagala kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).
Selain meminta keterangan dari para saksi selamat dan warga sekitar, pihak kepolisian juga berfokus mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan olah TKP lanjutan.
Reporter: Pino











