Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALO

Kalapas Perempuan Gorontalo Sebut Ada 2 Bayi Menghuni di Lapas

94
×

Kalapas Perempuan Gorontalo Sebut Ada 2 Bayi Menghuni di Lapas

Sebarkan artikel ini
Bayi di Lapas
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Gorontalo, Meita Eriza saat diwawancarai awak media. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Gorontalo, Meita Eriza menyebut jumlah total penghuni Lapas sebanyak 95 orang, dimana 2 diantaranya adalah bayi.

Meita menjelaskan, dua bayi ini merupakan anak dari warga binaan yang diasuh orangtuanya di dalam Lapas.

“Jadi untuk 2 orang bayi ini ikut disini karena tidak ada yang mengasuhnya, karena memang dibawah umur 3 tahun. Berdasarkan undang-undang, mereka boleh ikut ibunya untuk bersama disini dalam perawatan ibunya,” beber Meita saat ditemui awak media, Jumat (19/1/2024).

Baca JugaKronologi Pembunuhan Bocah di Boltim, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kata Meita, salah satu bayi dilahirkan di dalam Lapas, karena ibu dari sang bayi masuk Lapas dengan kondisi hamil. Sementara, satu bayi lainnya masuk ke lapas saat berumur 7 bulan.

“Jadi dia anak bawaan (bayi), bukan warga binaan. Tapi kita hitung sebagai penghuni,” tegas Meita.

Dalam ketentuan, bahwa anak berusia dibawah 3 tahun bisa berada di dalam lembaga pemasyarakatan bersama ibunya. Namun setelah berumur 3 tahun, kedua anak tersebut tak diizinkan lagi menghuni di dalam Lapas.

“Untuk masyarakat di Provinsi Gorontalo secara umum, saya menyampaikan bahwa tetap kita tunduk, patuh dengan hukum. Karena ketika kita melanggar hukum, maka lapas adalah tempatnya. Jadi kita bersama-sama untuk menjaga diri, lebih berhati-hati,” tutupnya.

Reporter: Yayan
banner