Dulohupa.id – Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dukcapil-PMD) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata didampingi Kabid PPMDP Irfan Gani kunjungi Desa Daena, Kecamatan Limboto Barat, Rabu (23/4/2025).
Dalam kunjungannya, Dinas Dukcapil-memantau langsung pelaksanaan kegiatan Pemerintah Desa Daenaa, sekaligus memonitoring pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Disela kunjungannya, Kadis Reflin mengingatkan aparatur Desa dan pengelola BUMDes dapat bersinergi untuk mendukung ketahahan pangan yang akan dilaksanakan oleh BUMDes.
“Program ketahanan pangan didanai oleh Dana Desa yakni sebesar minimal 20% dalam bentuk penyertaan modal khusus yang diserahkan ke BUMDes,” jelas Reflin.

Reflin menekankan pemerintah desa melalui BUMDesnya mampu mengelola program Ketahanan Pangan (Ketapang), sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa, mengurangi kelaparan dan malnutrisi, serta berkontribusi pada stabilitas pangan nasional.
Ia mendorong pemerintah desa agar terus bersinergi dengan BUMDes untuk mengelola potensi SDA di desa terutama dalam Program Ketahanan Pangan.
“Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal, bisa membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing desa melalui berbagai kegiatan seperti pengembangan pertanian, peternakan, dan perikanan, serta pengelolaan SDA Lokal,” ucap Reflin.
Dinas Dukcapil-PMD Provinsi Gorontalo akan terus berupaya melakukan pembinaan dengan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program Ketahanan Pangan yang menggunakan Dana Desa, dengan harapan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi ketahanan pangan nasional.
Selain itu, melalui program ketahanan pangan, nantinya akan melibatkan BUMDes atau Usaha Ekonomi Desa lainnya termasuk Koperasi Desa Merah Putih yang nantinya akan dibentuk.
“Sehingga agar bisa berkontribusi dengan menjadi pemasok atau penyedia bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan oleh Pemerintah saat ini,” lanjut Kadis Reflin
Disamping itu, Kepala Desa Daenaa Jefri A. Rahim memaparkan, BUMDes Daenaa sendiri nantinya akan melaksanakan kegiatan berupa usaha pertanian yakni komoditi jagung sesuai dengan potensi yang ada dan bisa diandalkan didesanya.
BUMDes Daenaa sejak didirikan Tahun 2017, telah menerima 6 kali penyertaan modal dari Pemerintah Desa, dan dari modal saat ini sudah lebih berkembang dan setiap tahunnya, serta sudah bisa berkontribusi terhadap desa hingga 2024 terhadap PADes dengan total Rp219 juta.
“Adapun Laba Bersih kami selama Total selama 8 tahun ini sebesar Rp 572 Juta dari Omset mencapai Rp22 Miliar,” jelas Jefri.
Menurut Kepala Desa Daenaa, BUMDes terus berupaya bisa lebih berkembang, dimana dalam kurun waktu 8 tahun, diharapkan bisa membangun sendiri bangunan toko dan gudang untuk menunjang usaha yakni di bidang penyediaan Saprodi dan Jagung.
Reporter: Enda











