Untuk Indonesia

Ini Kata Wali Kota Gorontalo Usai Ditetapkan Sebagai Wakil Ketua APEKSI

Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha ditetapkan sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2021 hingga 2024, berdasarkan hasil Musyawarah Nasional ke VI APEKSI, kamis 11/2/21.

Sebelumnya, nama Marten menjadi salah satu dari tiga calon ketua pengurus APEKSI untuk empat tahun kedepan. ketiga calon itu masing – masing, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Gorontalo Marten Taha dan Wali Kota Jambi Syarif Pasha.

Namun, yang kemudian terpilih sebagai ketua adalah Wali Kota Bogor, Bima Arya. Ia menggantikan Airin Rachmi Diany Wali Kota Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Gorontalo Marten Taha mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya Munas VI APEKSI dengan baik. ia juga secara terbuka  menerima apa yang telah menjadi keputusan bersama hasil MUNAS, dan siap  menjalankan program kerja APEKSI kedepan.

” Apa yang diputuskan dalam Munas, itulah suara kita bersama. yang terpenting adalah tetap menjaga keutuhan, dan memelihara kekompakan” ucap Marten.

Selain melakukan pemilihan pengurus baru, dalam agenda munas juga turut membahas program kerja APEKSI periode 2021-2024.

” banyak pekerjaan yang menanti di depan, disinilah peran APEKSI sangat dibutuhkan untuk memperjuangkan nasib daerah khususnya di perkotaan” ujar marten.

Agenda yang dilaksanakan di plataran hutan kota senayan jakarta itu, dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, dan diakhiri pelantikan Dewan Pengawas, Ketua dan Pengurus APEKSI periode 2021 – 2024  oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan agar kepala daerah untuk terus bekerja keras, dengan melakukan langkah – langkah baru penanganan covid -19.

“Penanganan pandemi Covid-19 belum usai. Di tengah situasi krisis saat ini, diperlukan kerja keras yang lebih mendetail dan langkah-langkah baru yang luar biasa yang harus dikerjakan bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah” kata Jokowi. **

Comments are closed.