Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

HIMPSI Gorontalo Minta Orangtua Kendalikan Emosinya Sebelum Dampingi Anak Belajar

Dulohupa.id – Sekretaris Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) wilayah Gorontalo, Temmy Habibie mengungkapkan, bahwa pandemi COVID-19 banyak mengaktifkan survival mode di dalam reptilian brain manusia. Sehingga rasa khawatir dan takut di masa pandemi jauh lebih besar dibandingkan di luar pandemi.

“Akibatnya orang mudah merasa lelah secara mental. Orang tua khususnya ibu lebih lebih mengalami ini,” katanya kepada Dulohupa.id

Sebab katanya, selain mengurus suami, ibu-ibu harus mengasuh anak dan mendampingi anaknya belajar secara daring. Sehingga, tak jarang dalam kondisi lelah, emosi ibu saat mendampingi anak ketika belajar terluapkan.

“Orang tua perlu menyadari kelelahan mentalnya terlebih dahulu sebelum menangani anak. Karena kalau orang tua bawaannya marah dan panik menghadapi anak, yang akan diterima anak adalah emosi marah dan panik, bukan perintah belajarnya. Sehingga tidak heran anak pun menanggapinya dengan stres dan marah,” imbuhnya.

Solusinya, lanjut Temmy, orang tua perlu mengenali emosinya terlebih dahulu sebelum menghadapi anak. Kedua, orang tua perlu berbagi peran dalam mendampingi pembelajaran anak.

“Jangan semuanya dibebankan kepada ibu atau istri, yang pada akhirnya hanya akan membuat suasana antara ibu dan anak menjadi tegang dan renggang,” ujarnya.

Terakhir, orang tua harus meningkatkan kemampuan literasi agar dapat memberikan pilihan alternatif dalam pembelajaran anak.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Mega