Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
DPRD Kota Gorontalo

Heriyanto Thalib Dukung Penerapan Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi

×

Heriyanto Thalib Dukung Penerapan Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi

Sebarkan artikel ini
Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi
Anggota Legislatif DPRD Kota Gorontalo, Heriyanto Thalib. (Foto: Humas DPRD)

Dulohupa.id – Penerapan Kurikulum pendidikan anti korupsi mendapat dukungan dari anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Heriyanto Thalib.

Tindak pidana korupsi merupakan masalah yang tergolong pada Ekstra Ordinarycrime. Korupsi bukan lagi masalah yang asing di telinga masyarakat umum.

Terkait dengan akan diterapkannya Kurikulum baru yaitu pendidikan anti korupsi di Gorontalo, mendapat dukungan dan Apresiasi dari salah satu anggota legislatif DPRD Kota Gorontalo.

“Tentunya saya sangat mengapresiasi dan sepakat dengan adanya Kurikulum pendidikan anti korupsi ini. Tentu dengan harapan Bagaimana kedepan bisa menciptakan generasi yang sadar akan korupsi,” Tegas Heriyanto, Rabu (16/11/2022).

Aleg DPRD Kota Gorontalo tersebut juga mengharapkan bagaimana kemudian para generasi muda, sejak dini bisa memahami dan mengenal apa itu korupsi serta bagaimana nilai-nilai dalam anti korupsi itu sendiri.

“Ini tentu merupakan suatu terobosan baru yang harus di apresiasi dan memang anti korupsi ini merupakan bagian dari pendidikan karakter untuk generasi muda kedepan. Bagaimana dari sejak dini mereka sudah biasa berprilaku jujur, kerja keras dan tentunya bertanggungjawab,” Pungkasnya.

Lanjutnya, Heriyanto mengatakan bahwa prilaku-prilaku tersebut adalah pendidikan anti korupsi yang harus kita tanamkan sejak dini. Sehingga hal demikian harus dilakukan secara berjenjang dan terus menerus dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah menengah Pertama (SMP), dan Sekolah menengah Atas (SMA) bahkan sampai di tingkat perguruan tinggi.

“Lagi-lagi ini tujuannya agar anak-anak nanti bisa mengenal lebih jauh terkait korupsi, apalagi ketika turun langsung di masyarakat. Mereka tidak akan mudah terpengaruh dan mereka sudah punya pengetahuan tentang korupsi dan bagaimana sanksi-sanksinya ketika melakukan tindak korupsi,” Ujar Heriyanto Thalib.

Heriyanto juga mengajak kepada instansi terkait untuk bersama-sama mencari metode-metode yang baik. Sehingga mudah dipahami dan dipelajari oleh anak-anak.

“Entah nanti melalui pendekatan pendidikan karakter atau mungkin lewat pendidikan agama maupun pendidikan bahasa Indonesia. Alangkah lebih baiknya lagi kita buat Kurikulum khusus pendidikan anti korupsi. Kan tujuannya untuk generasi muda kedepan dapat membantu Indonesia khususnya Gorontalo agar terbebas dari korupsi,” Tutup Aleg DPRD Kota Gorontalo, Heriyanto Thalib.

Reporter: Kris