Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memaknai Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh hari ini, Kamis (20/5) tidak hanya menjadi ritual mengenang jasa pahlawan dan sejarah, namun juga sebagai ajang menggalang semangat berbangsa dan bernegara.
Hal itu ia ungkapkan saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 113 yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo siang tadi di Gedung Bantayo Lo Yiladia.
“Peringatan hari kebangkitan nasional ini, dapat dijadikan untuk menggalang kembali semangat kebangkitan sebagai bangsa yang tangguh,” ujar Marten.
Marten pun ikut menyinggung tentang dampak pandemi Covid-19. Kata dia, pandemi berhasil memaksa masyarakat untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan secara drastis, seperti interaksi fisik atau tatap muka di dunia nyata berpindah ke dunia virtual dengan memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi.
“Dengan adanya kondisi ini, indonesia bahkan di seluruh dunia, tanpa sadar, melakukan perubahan atau pemanfaatan teknologi digital untuk melakukan berbagai aktivitas kehidupan dari non-digital menjadi digital,” kata Marten
Untuk itu, pihaknya mengatakan hari kebangkitan nasional ini, menjadi titik awal dalam membangun kesadaran untuk bergerak mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.
“Hari Kebangkitan Nasional ini, mengingatkan semangat kita untuk bergerak sebagai bangsa, dengan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Mimpi kita untuk tancap gas memacu ekonomi dan kemajuan peradaban sebagai simbol kebangkitan bangsa,” tutup Marten.
Reporter: Yusuf Konoli











