Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialDEPROV GORONTALO

Gorontalo Memasuki Usia 23 Tahun, Adhan: Tak Ada yang Luar Biasa

×

Gorontalo Memasuki Usia 23 Tahun, Adhan: Tak Ada yang Luar Biasa

Sebarkan artikel ini
Gorontalo 23 tahun
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea Mengkritisi Kemiskinan Gorontalo Yang Masih Capai 15 Persen Setelah 23 Tahun Berdiri. Foto/yayan

Dulohupa.id – Provinsi Gorontalo memasuki usia 23 tahun tepat pada hari ini, sebagaimana termuat dalam UU Nomor 38 Tahun 2000 tentang pembentukan Provinsi Gorontalo.

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Gorontalo, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea kembali mengkritisi terkait pencapaian Gorontalo belum maksimal dalam mengatasi kemiskinan.

“Sumber motivasi kita harus berpisah dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu adalah persoalan kemiskinan,” ujar Adhan, Selasa (05/12/2023).

Menurutnya, kondisi masyarakat Gorontalo (kemiskinan) saat itu yang memicu keinginan untuk dapat berdiri menjadi daerah otonom sendiri, sehingga dapat memperbaiki keadaan yang ada. Naas, malah sampai sekarang Gorontalo masih masuk 5 kategori daerah miskin se-Indonesia.

“Tetapi dalam perjalanannya (Gorontalo), kalau boleh saya katakan tidak ada yang luar biasa,” ungkap Adhan.

Baca Juga:

HUT Gorontalo ke-23, Pengentasan Kemiskinan Masih jadi PR

Dua Kubu Penambang Suwawa Saling Serang, 2 Orang Luka Bacok

Adhan mengatakan bahwa kemiskinan di Gorontalo tidak ada perubahan yang signifikan. Pasalnya, dari tahun 2000 ke tahun 2012 penurunan angka kemiskinan Gorontalo mencapai 12 persen dari 29 persen. Dan sampai sekarang Gorontalo masih mencapai angka 15 persen soal kemiskinan.

“Selama 23 tahun ini tidak ada yang monumental di Gorontalo ini, dan hampir semua bermasalah hukum. Misalnya danau Limboto tidak jelas, jalan GORR ada masalah, dan tidak ada yang dapat dibanggakan oleh rakyat Gorontalo,” ujar Politisi PAN itu.

Menurut Adhan Dambea, baiknya para tokoh pejuang pemekaran provinsi Gorontalo agar dapat duduk kembali bersama dengan semua kepala daerah, untuk merumuskan kembali pembangunan yang ada di Gorontalo.

Momentum peringatan HUT ke-23 tersebut dilaksanakan dalam rapat paripurna ke-131 oleh DPRD Provinsi Gorontalo, yang mengusung tema ‘Merawat Patriotisme Untuk Indonesia’.

Reporter: Yayan