Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINE

Gorontalo Marak Penipuan Modus Phising, Kali Ini Mengatasnamakan PT Taspen

×

Gorontalo Marak Penipuan Modus Phising, Kali Ini Mengatasnamakan PT Taspen

Sebarkan artikel ini
Penipuan Pishing
Kepala Seksi Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Taspen Gorontalo, Rahmatia Lestari Asry saat diwawancarai awak media. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Gorontalo mulai marak dengan penipuan yang bermodus phising atau teknik penipuan online yang bertujuan untuk mencuri data pribadi pengguna. Kali ini mengatasnamakan dari PT Taspen Gorontalo.

Cara pelaku ini mulai diketahui melalui informasi di beberapa grup WhatsApp. Pada tangkapan layar, modus penipuan mengatasnamakan Taspen dengan nomor kontak 0852-5214-3596. Pesan ini kemudian menyebar ke grup-grup WhatsApp.

“Selamat Siang. Yth Bpk/Ibu, Saya Abiyan dari Staff Pendataan dan Informasi Data TASPEN PUSAT, ingin melakukan revisi data Bpk/Ibu,” tulis dalam tangkapan layar itu.

Penipuan Pishing
Kepala Seksi Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Taspen Gorontalo, Rahmatia Lestari Asry saat diwawancarai awak media. Foto/Dulohupa

Sementara itu, dalam mengantisipasi terjadinya penipuan kepada masyarakat, Kepala Seksi Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Taspen Gorontalo, Rahmatia Lestari Asry, mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen.

“Kami meminta masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen Gorontalo,” ujar Rahmatia saat diwawancarai awak media, Rabu (15/1/2025).

Jelas Rahmatia, dalam melancarkan aksinya, pelaku penipuan menggunakan beberapa metode untuk memanipulasi para korban.

Salah satu modus yang digunakan yakni phising melalui email, SMS, atau WhatsApp dengan alasan pembaruan data. Pelaku pun mengumpulkan data-data pribadi para korban melalui cara ilegal.

Melalui awak media, Rahmatia menegaskan agar masyarakat tak mudah percaya pada pihak yang meminta nomor rekening atau meminta akses pribadi yang mencurigakan.

“Ada juga modus rekrutmen palsu yang mengatasnamakan PT Taspen dengan meminta biaya tertentu kepada korban. Kami tegaskan, PT Taspen tidak pernah memungut biaya dalam proses rekrutmen,” tegasnya.

“Kami himbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan. Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” lanjut Rahmatia.

Aksi penipuan dengan menggunakan salah satu modus yakni phising telah beberapa kali terjadi, dan dilaporkan masyarakat yang merasa telah dirugikan.

Reporter: Yayan