Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Giliran Warga Botumoito-Mananggu Terima Bantuan Pangan Bersubsidi

Dulohupa.id– Ribuan warga di Kecamatan Botumoito dan Mananggu, Kabupaten Boalemo menerima bantuan Pangan Bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo. Bantuan diserahkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi istri Idah Syahidah dan sejumlah pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Bantuan Pangan Bersubsidi diberikan kepada seribu warga di setiap kecamatan. Ada delapan jenis pangan dalam setiap paket yakni beras 5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter dan telur 10 butir. Selain itu, dalam paket bantuan ini juga dilengkapi dengan Cabe merah, bawang merah dan bawang putih masing-masing setengah kg dan ikan satu kg.

“Ada banyak bantuan yang diberikan pemerintah mulai dari pusat, provinsi, kabupaten dan kota. Naah bantuan subsidi pangan ini adalah program NKRI Peduli yang sejak tahun 2013 kami gulirkan. Harapnya warga yang tidak tercover bantuan dari pusat, kabupaten dan desa bisa diintervensi dengan bantuan ini,” jelas Gubernur Rusli.

Jika biasanya bantuan yang lebih dikenal dengan Bakti Sosial NKRI Peduli itu dijual dengan harga Rp60.000 per paket, di masa pandemi corona diserahkan secara gratis. Bahan pangan yang disubsidi oleh Dinas Kumperindag itu digratiskan melalui dana Baznas Provinsi Gorontalo.

Rusli berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga di masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Gorontalo. Mereka diminta tidak bepergian ke luar daerah, tetap di rumah dan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona atau covid-19.

“Sampai kapan PSBB diberlakukan? Sampai tanggal 17 Mei. Nanti akan kita evaluasi seberapa signifikan memutus rantai penularan corona? Kalau trennya masih tinggi ada kemungkinan kita peranjang. Jadi intinya mari kita patuh imbauan pemerintah,” imbuhnya.

Tidak mau ketinggalan dengan suaminya, Idah Syahidah yang juga sebagai anggota Komisi VIII DPR RI ikut membagikan paket masker dan sabun. Bantuan dari dana pribadinya itu diharapkan bisa digunakan warga untuk mecegah penularan virus corona. (*/DP-02)