Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOPERISTIWA

Fakta Baru Kasus Mahasiswi Gorontalo Ditemukan Tewas Tergantung

×

Fakta Baru Kasus Mahasiswi Gorontalo Ditemukan Tewas Tergantung

Sebarkan artikel ini
Gantung Diri Mahasiswi Gorontalo
Suasana Tempat Kejadian Perkara mahasiswi Gorontalo yang ditemukan tewas tergantung di dalam rumah. Foto: Herman Abdullah/Dulohupa

Dulohupa.id – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Gorontalo mengungkap fakta baru dalam kasus seorang mahasiswi Gorontalo yang ditemukan tewas tergantung di Perumahan Yulizka, Blok G  Ulapato A.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu I Made Budiantara Putra menerangkan, mahasiswi mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri alias bunuh diri. Ia memastikan motif bunuh diri karena adanya keterkaitan hubungan asmara.

“Itu memang sudah pasti terkait masalah asmara. Kita sudah cek sendiri hpnya. Memang sedikit ada masalah terkait mereka berdua,” ungkap Iptu I Made Budiantara Putra saat dikonfirmasi Dulohupa, Jumat (09/6/2023).

Tak hanya itu saja yang menjadi penyebab korban tersebut gantung diri. Melainkan juga ada faktor keluarga dan ekonominya.

“Faktor gantung diri itu ada tiga yaitu, asmara, ekonomi dan keluarga. Jadi dari tiga faktor itu kita masih kembangkan lagi,” kata Iptu I Made Budiantara Putra.

Iptu I Made juga mengatakan sebelum insiden gantung diri, korban tersebut sempat menyuarakan kepada pacarnya bahwa korban akan bunuh diri.

“Setelah kita lidik, niatan untuk bunuh diri itu dari pihak korban sendiri memang ada penyampaian kepada pacarnya. Karena mereka ini sering berantem,” ucap Kasat Iptu I Made Budiantara Putra.

Sebelumnya warga Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo digegerkan dengan adanya penemuan mayat mahasiswi di Perumahan Yulizka Permai Ulapato A, Kamis (8/6/2023) malam.

Sesosok mayat tersebut diketahui bernama Servina Danupoyo berusia 20 tahun. Korban diketahui berdomisili di Desa Mulyonegoto, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo dan berstatus mahasiswa di Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo.

Jasad Servina awalnya ditemukan oleh sang ayah, Suhardi Danupoyo (55) sekitar pukul 17.30 WITA. Servina ditemukan dalam posisi tergantung di pintu kamar, serta posisi kaki korban terlihat menyentuh lantai. Jasad Jasad Servina tergantung menggunakan kain panjang yang diikatkan ke ventilasi tepatnya di atas pintu kamar.

Reporter: Herman Abdullah