Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Eksebisi SepakTakraw, Mantan Atlit Asean Games Pukau Warga Asparaga

69
×

Eksebisi SepakTakraw, Mantan Atlit Asean Games Pukau Warga Asparaga

Sebarkan artikel ini
Pertandingan Eksebisi SepakTakraw
Mantan Atlit Asean School saat melakukan smash pada laga eksebisi yang digelar pada Sabtu (07-09-2019) lalu.

HULONDALO.ID – Pertandingan sepak takraw laga eksebisi antara mantan atlit Asean Games dan Asean School berhadapan Denham Tim Asparaga yang berhasil masuk pada Delapan besar pada turnamen Bupati Cup 2019 pada Sabtu (07-09-2019) kemarin, sangat memukau warga Asparaga yang ikut menyaksikan pertandingan yang sangat bergengsi tersebut.

Pasalnya, Abdul Halim Raji’u mantan tekong nomor satu Tim Nasional Indonesia pada Asean Games 2018 kemarin melakukan servis yang sangat keras dan menukik melibihi smash, yang menurut mereka belum bisa dan pertnah dilakukan oleh atlit-atlit sepak takraw di Kecamatan Asparaga.

Penonton kembali terpukau oleh Smash yang dilakukan oleh Raden yang merupakan atlit Asean School yang berhasil meraih medali pada 2018, dengan jumping yang cukup tinggi dan melakukan salto belakang, sehingg bola menukik laju dan tidak dapat di blok ataupun ditangkis oleh tim sepak takraw kebanggaan masyarakat Asparaga.

Pertandingan bertambah seru ketika pemain apit kanan yang merupakan pengumpan juga melakukan smash pada pertandingan eksebisi ini.

“Sedangkan hanya servis sudah susah ditangkis, apalagi smash. Tim Asparaga musti lebih banyak latihan lagi. Utamanya dalam hal servis dan smash, utamanya latihan mental jika ingin menjadi seperti para tim nasional ini,” ungkap Aten salah satu warga Desa Mohiyolo Kecamatan Asparaga usai pertandingan.

Sementara itu Ketua KONI Kabgor Helmin P Hippy mengatakan, pertamndingan antara Tim Nasional berhadapan dengan Tim Asparaga ini sengaja digelar, bertujuan untuk memberikan motivasi kepada atlit-atlit sepak takraw di Kecamatan Asparaga, untuk lebih giat lagi berlatih, sehingga regenerasi sepak takraw di Kabgor ini tidak akan putus.

“Pada Asean Games kemarin5 atlit asal Kabupaten Gorontalo yang berlaga di Asean Games dan berhasil meraih medali emas. Bahkan saat berhadapan dengan Tim Iran, bukan Indonesia versus Iran melainkan Kabupaten Gorontalo Versus Iran, karena atlit yang bertanding saat ini adalah atlet asal Kabgor. Olehnya ini harus bisa menjadi sebuah motivasi bagi atlit-atlit sepak takraw,” tutupnya. (GSH)